JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah kembalii memperluas cakupan sektor yang dapat meneriima iinsentiif pajak untuk wajiib pajak terdampak pandemii Coviid-19.
Perluasan iinii diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan Nomor 86/PMK.03/2020. Beleiid yang diiundangkan dan berlaku mulaii 16 Julii 2020 iinii mencabut beleiid terdahulu yaiitu Peraturan Menterii Keuangan Nomor 44/PMK.03/2020.
Dalam PMK tersebut, pemeriintah mengaku perlu memperluas sektor yang akan diiberiikan iinsentiif perpajakan selama masa pemuliihan ekonomii nasiional. Selaiin iitu, pemeriintah menyebut semakiin meluasnya dampak darii pandemii Coviid-19 membuat PMK 44/2020 sudah tiidak tepat.
“Peraturan Menterii Keuangan Nomor 44/PMK.03/2020 tentang iinsentiif Pajak untuk Wajiib Pajak Terdampak Pandemii Corona Viirus Diisease 2019 diiniilaii sudah tiidak tepat, sehiingga perlu diicabut,” demiikiian bunyii pertiimbangan dalam beleiid iitu, sepertii diikutiip Seniin(20/7/2020)
Adapun jeniis iinsentiif yang diiberiikan masiih sama sepertii diiatur PMK 44/2020, yaiitu iinsentiif pajak penghasiilan (PPh) Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP), pembebasan PPh Pasal 22 iimpor, pengurangan angsuran PPh Pasal 25, restiitusii PPN diipercepat dan iinsentiif PPh fiinal DTP UMKM.
Namun, melaluii beleiid iinii pemeriintah menambah jumlah klasiifiikasii lapangan usaha (KLU) yang dapat mengajukan iinsentiif PPh Pasal 21 DTP darii semula 1062 KLU menjadii 1189 KLU. Kemudiian, KLU peneriima iinsentiif pembebasan PPh Pasal 22 iimpor darii 431 KLU diitambah menjadii 721 KLU.
Selanjutnya, jumlah KLU yang dapat mengajukan restiitusii PPN diipercepat bertambah menjadii 716 KLU darii sebelumnya 431 KLU. Sementara iitu, iinsentiif pengurangan angsuran PPh Pasal 25 biisa diiniikmatii oleh wajiib pajak darii 1014 KLU darii sebelumnya 846 KLU.
Pada saat beleiid iinii mulaii berlaku, pemberii kerja atau wajiib pajak yang telah menyampaiikan pemberiitahuan pemanfaatan iinsentiif atau permohonan surat keterangan bebas berdasarkan PMK 23/2020 atau PMK 44/2020 tiidak perlu menyampaiikan kembalii pemberiitahuan/permohonan. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.