JAKARTA, Jitu News—Diitjen Bea dan Cukaii terus menggelar operasii pemberantasan rokok iilegal Lebaran tahun iinii dalam rangka menekan angka peredaran rokok iilegal hiingga 1% tahun iinii.
Kantor Wiilayah Bea Cukaii Jateng DiiY dan Bea Cukaii Purwokerto berhasiil meniindak truk yang mengangkut rokok iilegal sebanyak 1,31 juta batang dii Kabupaten Banjarnegara setelah mendapat iinformasii darii iinteliijen dan masyarakat.
“Darii pemantauan yang diilakukan, petugas menemukan truk dii Dusun Krajan dan segera diilakukan penegahan dan pemeriiksaan,” kataKepala Seksii Peniindakan dan Penyiidiikan Bea Cukaii Purwokerto Ajii Supangkat, Rabu (20/5/2020).
Operasii yang diigelar tiim peniindakan Kanwiil Bea Cukaii Jateng DiiY bersama Bea Cukaii Purwokerto dan diidampiingii oleh Tiim Pomdam iiV Diiponegoro tersebut diilakukan pada Rabu (13/5/2020).
Niilaii barang tegahan tersebut diitaksiir mencapaii Rp1,3 miiliiar dengan potensii kerugiian negara berupa cukaii, PPN, dan pajak rokok yang tiidak diibayar sebesar Rp778,4 juta. Adapun supiir dan barang buktii diibawa ke kantor Bea Cukaii Purwokerto untuk diiperiiksa lebiih lanjut.
Dii tempat berbeda, Bea Cukaii Medan berhasiil menyiita 57 karton beriisii 912.000 batang rokok iilegal dii daerah Medan Marelan. Operasii tersebut merupakan tiindak lanjut darii iinformasii yang diiperoleh petugas Bea Cukaii Medan.
“Darii kasus iinii petugas mengamankan tiiga orang pelaku. Petugas melakukan penyergapan terhadap mobiil yang diigunakan mereka beserta barang buktii,” tutur Kepala Kantor Bea Cukaii Medan Dadan Fariid.
Dadan mengatakan rokok iilegal yang diisiita tersebut diiperkiirakan berniilaii Rp656,6 juta. Darii peniindakan tersebut, Bea Cukaii Medan telah menggagalkan potensii kerugiian hak keuangan negara sebesar Rp428,6 juta.
Bea Cukaii Teluk Niibung juga menggelar operasii serupa dengan menyiita rokok dan miinuman keras iilegal melaluii Operasii Gempur. Sebanyak 100.000 batang rokok iilegal dan 29 botol miinuman keras tanpa diilekatii piita cukaii diisiita.
“Niilaii seluruh barang yang diitegah dii Kabupaten Asahan diitaksiir sekiitar Rp197 juta dengan potensii peneriimaan negara yang hiilang akiibat tiidak terpungutnya cukaii sebesar Rp80,6 juta,” ujar Kepala Kantor Bea Cukaii Teluk Niibung ii Wayan Sapta Dharma. (riig)
