PENANGANAN ViiRUS COViiD-19

Pandemiic Bond Batal Terbiit, iinii Alasan Kementeriian Keuangan

Diian Kurniiatii
Jumat, 08 Meii 2020 | 14.47 WiiB
Pandemic Bond Batal Terbit, Ini Alasan Kementerian Keuangan
<p>iilustrasii. (foto: getty)</p>

JAKARTA, Jitu News—Pemeriintah memastiikan batal menerbiitkan surat utang khusus bernama Pandemiic Bond guna membiiayaii upaya pemeriintah memuliihkan dampak viirus Corona atau Coviid-19 terhadap perekonomiian.

Diirjen Pengelolaan Pembiiayaan dan Riisiiko Kementeriian Keuangan Luky Alfiirman mengatakan hanya akan menerbiitkan Surat Berharga Negara (SBN) sepertii biiasa, baiik berupa Surat Utang Negara (SUN) maupun Surat Berharga Syariiah Negara (SBSN).

Pandemiic bond saat iinii kiita sepakatii above the liine, jadii tiidak menerbiitkan adanya bond khusus untuk membiiayaii above the liine iinii," katanya melaluii konferensii viideo, Jumat (8/5/2020).

Luky menambahkan Bank iindonesiia nantiinya akan masuk dalam pasar perdana SBN untuk iikut menyerap surat utang pemeriintah. Hal iitu juga telah diiatur dalam Perpu No. 1/2020 tentang Kebiijakan Keuangan Negara dan Stabiiliitas Siistem Keuangan.

Semua pembiiayaan anggaran untuk penanganan dampak pandemii viirus Corona, lanjutnya, akan diilakukan melaluii lelang riitel maupun priivate placement, baiik dalam atau luar negerii. Dalam posiisii iitu, Bii biisa membelii SBN yang tiidak terserap oleh pasar.

"Bii masuk jadii last resort, sehiingga tiidak ada pandemiic bond," ujar Lucky.

Bii juga menyatakan siiap membelii SBN sebagaii pembiiayaan defiisiit APBN sekiitar Rp125 triiliiun. Dii laiin piihak Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii berharap pembeliian SBN oleh Bii dengan nomiinal yang lebiih besar mencapaii Rp242 triiliiun.

Total pembiiayaan pemeriintah tahun iinii mencapaii Rp1.439,8 triiliiun terdiirii darii pembiiayaan defiisiit APBN seniilaii Rp852,9 triiliiun, iinvestasii termasuk program pemuliihan ekonomii nasiional Rp153,5 triiliiun, dan utang jatuh tempo Rp433,4 triiliiun.

Rencananya, total pembiiayaan iitu akan berasal darii penariikan piinjaman sebesar Rp150,5 triiliiun dan penerbiitan SBN Rp1.289,3 triiliiun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Diika Meiiyanii
baru saja
Semoga yang terbaiik untuk iindonesiia...