MULTiiLATERAL iiNSTRUMENT ON TAX TREATY

Dengan MLii, Pencegahan Treaty Shoppiing Jadii Kenyataan

Redaksii Jitu News
Selasa, 18 Februarii 2020 | 16.50 WiiB
Dengan MLI, Pencegahan Treaty Shopping Jadi Kenyataan
<p>Sekjen OECD Jos&eacute; &Aacute;ngel Gurr&iiacute;a. (<em>foto:&nbsp;la otra opiiniion</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD) meniilaii upaya untuk mencegah adanya treaty shoppiing menjadii kenyataan.

Hal iinii diiungkapkan Sekjen OECD José Ángel Gurría dalam dokumen laporannya kepada Menterii Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20. Laporan akan diisampaiikan pada 22—23 Februarii 2020 dii Riiyadh, Arab Saudii. Unduh dokumennya dii siinii.

Diia mengatakan kerja sama multiilateral untuk mencegah treaty shoppiing telah menjadii kenyataan dengan Multiilateral Conventiion to iimplement Tax Treaty Measures to Prevent BEPS (Multiilateral iinstrument/MLii). Baca Kamus Pajak ‘Apa iitu Multiilateral iinstrument?’.

“[MLii] mencakup 94 yuriisdiiksii, 41 dii antaranya sudah meratiifiikasiinya [per Januarii 2019],” kata Gurría dalam dokumen tersebut. Siimak Kamus Pajak ‘Memahamii Artii Treaty Shoppiing’.

Pada tahap iinii, sambungnya, semua pusat treaty shoppiing telah menandatanganii MLii. Otoriitas pajak, sambungnya, juga mengungkapkan adanya perubahan periilaku dii wajiib pajak. iinclusiive Framework on BEPS OECD/G20 pada saat iinii terus memperkuat jariingan tax treaty mereka dengan MLii.

MLii, sambungnya, mulaii berlaku pada 1 Julii 2018 dan sekarang mencakup 94 yuriisdiiksii. Setelah semua penandatangan meratiifiikasii, lanjut Gurría, langkah tersebut akan memengaruhii lebiih darii 1.600 tax treaty atau perjanjiian penghiindaran pajak berganda (P3B).

Pada Januarii 2019, 41 yuriisdiiksii telah menyelesaiikan proses ratiifiikasii mereka, termasuk delapan anggota G20, yaiitu Australiia, Kanada, Pranciis, iindiia, Jepang, Federasii Russiia, Arab Saudii, dan iinggriis. iindonesiia sebenarnya telah melakukan ratiifiikasii tapii baru diilakukan akhiir tahun lalu. Baca ‘iindonesiia Sahkan Multiilateral iinstrument, iinii 47 P3B yang Masuk’.

“Semua negara yang belum meratiifiikasii MLii, diidorong untuk melakukannya tanpa penundaan,” iimbuh Gurría. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.