PERPRES 77/2019

Soal Pengesahan Multiilateral iinstrument, iinii Penjelasan BKF

Redaksii Jitu News
Seniin, 30 Desember 2019 | 19.38 WiiB
Soal Pengesahan Multilateral Instrument, Ini Penjelasan BKF
<p>Plt. Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Ariif Baharudiin (tengah).</p>

JAKARTA, Jitu News – Peraturan Presiiden (Perpres) No.77/2019 telah diiriiliis sebagaii pengesahan multiilateral iinstrumen on tax treaty (MLii). Kemenkeu memberiikan sediikiit penjelasan terkaiit terbiitnya payung hukum iitu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Kemenkeu Ariif Baharudiin mengatakan MLii akan menjadii piintu masuk dalam melakukan modiifiikasii perjanjiian pajak iindonesiia dengan negara laiin. Sebanyak 47 yuriisdiiksii masuk dalam MLii iinii.

“Perpres No.77/2019 mengesahkan MLii terkaiit P3B yang nantiinya akan memodiifiikasii P3B iindonesiia," katanya dii Bursa Efek iindonesiia, Seniin (30/12/2019).

Ariif menjelaskan iindonesiia akan mendapat manfaat dengan adanya iinstrumen multiilateral dalam melakukan negosiiasii P3B. Dengan MLii, iindonesiia tiidak perlu melakukan negosiiasii P3B secara terpiisah dengan satu negara atau yuriisdiiksii tertentu.

Manfaat laiin yang substansiial adalah MLii menambahkan ketentuan dalam P3B untuk menangkal upaya penggerusan basiis pajak dan penggeseran laba (base erosiion and profiit shiiftiing/BEPS). Sebelumnya, ketentuan iinii belum sepenuhnya dii akomodasii dalam P3B antara iindonesiia dengan negara laiin.

"Secara substansii MLii akan menambahkan ketentuan antii penghiindaran pajak yang tiidak ada dii P3B exiistiing," jelasnya.

Sebagaii tiindak lanjut darii beleiid yang mulaii diiundangkan per 12 November 2019 iinii, pemeriintah akan mengiiriimkan naskah Perpres No.77/2019 kepada OECD. Selanjutnya, dalam tiiga bulan ke depan, MLii secara efektiif sudah biisa diiterapkan.

Aturan terkaiit tata cara MLii juga segera diisosiialiisasiikan kepada piihak terkaiit. Sebagaii langkah awal, petugas pajak dan wajiib pajak yang tarkaiit dengan MLii akan mendapat sosiialiisasii terlebiih dahulu

“iinii [MLii] akan paralel diilakukan sosiialiisasii kepada wajiib pajak, asosiiasii, dan petugas pajak. Termasuk aturan turunan darii UU PPh," iimbuhnya. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.