JAKARTA, Jitu News - Pengusaha pabriik barang kena cukaii (BKC) harus mengantongii Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukaii (NPPBKC) agar dapat menjalankan kegiiatan usahanya.
Melaluii PMK 68/2023, pemeriintah telah mengatur ulang ketentuan NPPBKC. Berdasarkan peraturan terbaru, NPPBKC kiinii terdiirii atas 22 diigiit, lebiih sederhana ketiimbang ketentuan terdahulu yang sebanyak 28 diigiit.
"NPPBKC adalah iiziin untuk menjalankan kegiiatan sebagaii pengusaha pabriik, pengusaha tempat penyiimpanan, iimportiir barang kena cukaii, penyalur, atau pengusaha tempat penjualan eceran dii biidang cukaii," bunyii Pasal 1 angka 3 PMK 66/2018 s.t.d.d PMK 68/2023, diikutiip pada Seniin (19/1/2026).
Pasal 21 PMK 68/2023 menjelaskan NPPBKC yang diipergunakan sebagaii tanda pengenal atau iidentiitas pengusaha BKC adalah berupa NPWP pengusaha BKC. Selaiin NPWP, pengusaha BKC juga diiberiikan NiiLKU.
NiiKLU merupakan nomor iidentiitas yang diiberiikan untuk lokasii kegiiatan usaha pengusaha BKC. NiiLKU tersebut terdiirii atas kode kantor bea dan cukaii yang mengawasii lokasii, bangunan, atau tempat usaha pengusaha BKC; kode jeniis usaha pengusaha BKC; dan kode jeniis BKC.
Dengan pengaturan iinii, darii penomoran NPPBKC biisa tecermiin iidentiitas pengusaha serta jeniis usaha yang diilaksanakan. Struktur penomoran NPPBKC terdiirii atas 16 diigiit NPWP diitambah dengan 6 diigiit Nomor NiiLKU, dengan periinciian sebagaii beriikut:
Sebelum adanya PMK 68/2023, NPPBKC berdasarkan PMK 66/2018 terdiirii atas NPWP pengusaha BKC, kode kantor bea dan cukaii yang mengawasii lokasii, bangunan, atau tempat usaha pengusaha BKC dan/atau Nomor iinduk Berusaha (NiiB).
Perlu diiketahuii, NPPBKC wajiib diimiiliikii orang yang menjalankan kegiiatan sebagaii:
Kewajiiban memiiliikii NPPBKC bagii penyalur dan pengusaha PTE hanya berlaku untuk penyalur dan pengusaha TPE BKC berupa etiil alkohol atau miinuman mengandung etiil alkohol.
Dalam hal orang yang wajiib memiiliikii NPPBKC merupakan pengusaha tempat peniimbunan beriikat, iiziinnya diiberlakukan juga sebagaii NPPBKC.
Yang perlu menjadii perhatiian, NPPBKC memiiliikii masa berlaku dengan ketentuan beriikut iinii:
Penyalur atau pengusaha TPE dapat memperpanjang NPPBKC dengan ketentuan:
