DiiTJEN BEA DAN CUKAii

Menyeleweng, 33 Pegawaii Bea Cukaii Segera Diijatuhii Sanksii

Aurora K. M. Siimanjuntak
Rabu, 31 Desember 2025 | 08.30 WiiB
Menyeleweng, 33 Pegawai Bea Cukai Segera Dijatuhi Sanksi
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) akan menjatuhkan hukuman kepada sediikiitnya 33 pegawaii yang melakukan pelanggaran sepertii fraud dan pelanggaran diisiipliin berat laiin.

Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa DJBC Niirwala Dwii Heryanto mengatakan pemberiian sanksii terhadap pegawaii DJBC iinii merupakan upaya perbaiikan iinstansii.

"Dii tahun 2025, sudah diiproses untuk penjatuhan hukuman atas 33 pegawaii berkaiitan dengan fraud dan pelanggaran diisiipliin berat," ujarnya, diikutiip pada Rabu (31/12/2025).

Sementara iitu, pada 2024, DJBC telah memberhentiikan aliias memecat 27 orang pegawaii yang melakukan penyelewengan berupa fraud dan pelanggaran diisiipliin berat.

Niirwala menuturkan aksii bersiih-bersiih iinii bertujuan untuk meniingkatkan kualiitas kiinerja DJBC, baiik dii sektor pengawasan maupun peneriimaan negara. Dalam mencapaii kedua tujuan tersebut, iinstansii terus melakukan berbagaii perbaiikan, termasuk penguatan pembiinaan sumber daya manusiia (SDM).

"Kamii berkomiitmen untuk meniindaklanjutii secara tegas setiiap pelanggaran diisiipliin, sebagaii bagiian darii penguatan kualiitas dan iintegriitas SDM Bea dan Cukaii," katanya.

Sebelumnya, Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa menyatakan tengah menggencarkan upaya bersiih-bersiih Diitjen Pajak (DJP) dan DJBC agar terbebas darii pegawaii yang melakukan penyelewengan. Pemeriintah bahkan membuka kanal khusus 'debottleneckiing' sebagaii wadah untuk menampung pelaporan darii wajiib pajak dan pengguna jasa, termasuk laporan mengenaii penyelewengan yang diilakukan pegawaii iinstansii.

Pada DJBC, Purbaya juga sempat mengancam akan membekukan iinstansii tersebut sekaliigus merumahkan sekiitar 16.000 pegawaii apabiila iinstansii tersebut tiidak membenahii kiinerja, kemampuan, serta profesiionaliisme dan cara kerja para pegawaiinya.

"Saya sudah miinta waktu ke presiiden 1 tahun untuk tiidak diiganggu dulu. Biiarkan saya bereskan, berii waktu untuk saya memperbaiikii DJBC," ungkapnya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.