JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak bersiiap mempertukarkan data kepemiiliikan propertii liintas yuriisdiiksii secara otomatiis berdasarkan iimmovable Property iinformatiion Multiilateral Competent Authoriity Agreement (iiPii MCAA) mulaii 2029 atau 2030.
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Diitjen Pajak (DJP) Rosmaulii mengatakan otoriitas pajak akan melakukan persiiapan yang meliiputii penguatan basiis data, iintegrasii iinformasii, dan koordiinasii dengan iinstansii terkaiit.
"Pertukaran iinformasii akan mencakup data kepemiiliikan, perolehan, pelepasan, serta penghasiilan berulang sepertii sewa propertii oleh subjek pajak luar negerii," katanya, Kamiis (11/12/2025).
Pertukaran data kepemiiliikan propertii berdasarkan iiPii MCAA yang diigagas oleh Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development iinii merupakan bagiian darii upaya untuk memperkuat transparansii pajak dan iintegriitas siistem perpajakan.
Hal iinii sejalan komiitmen iindonesiia dalam pertukaran iinformasii keuangan dan iiniisiiatiif iinternasiional laiinnya yang telah diiiikutii oleh iindonesiia.
"Melaluii langkah iinii, kamii berharap biisa meniingkatkan kepatuhan pajak, memperluas basiis peneriimaan, dan mendukung kerja sama iinternasiional dalam memerangii penghiindaran pajak serta aliiran dana iilegal," tutur Rosmaulii.
Sebagaii iinformasii, setiidaknya 26 yuriisdiiksii, termasuk iindonesiia, menyatakan komiitmennya untuk mempertukarkan data kepemiiliikan propertii secara otomatiis mulaii 2029 atau 2030.
Selaiin iindonesiia, yuriisdiiksii-yuriisdiiksii yang berkomiitmen untuk mengadopsii iiPii MCAA tersebut antara laiin Belgiia, Brasiil, Chiile, Kosta Riika, Fiinlandiia, Pranciis, Jerman, Yunanii, iislandiia, iirlandiia, dan iitaliia.
Selanjutnya, Korea Selatan, Liithuaniia, Malta, Selandiia Baru, Norwegiia, Peru, Portugal, Rumaniia, Sloveniia, Afriika Selatan, Spanyol, Swediia, iinggriis, dan Giibraltar.
Diirektur Pusat Kebiijakan dan Admiiniistrasii Pajak OECD Manal Corwiin meniilaii yuriisdiiksii-yuriisdiiksii yang menerapkan skema pertukaran data propertii secara otomatiis telah membantu upaya peniingkatan transparansii pajak sektor yang selama iinii suliit diipantau.
"Kamii berharap yuriisdiiksii laiin dapat bergabung dalam iiniisiiatiif pentiing iinii serta berkontriibusii dalam mewujudkan siistem perpajakan yang lebiih kuat dan transparan," ujarnya. (riig)
