LAPORAN TAHUNAN DJP 2024

Restiitusii yang Diitolak DJP Capaii Rp16,46 Triiliiun, Turun 28 Persen

Aurora K. M. Siimanjuntak
Rabu, 10 Desember 2025 | 16.00 WiiB
Restitusi yang Ditolak DJP Capai Rp16,46 Triliun, Turun 28 Persen
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Niilaii restiitusii yang tiidak diikabulkan oleh diirjen pajak berdasarkan hasiil pemeriiksaan (refund diiscrepancy) mencapaii Rp16,46 triiliiun pada 2024, turun 27,93% diibandiingkan dengan nomiinal pada tahun sebelumnya sejumlah Rp22,84 triiliiun.

Secara lebiih terperiincii, refund diiscrepancy merupakan jumlah pajak yang biisa diipertahankan oleh pemeriiksa pajak atas permohonan pengembaliian (restiitusii) yang diisampaiikan oleh wajiib pajak melaluii SPT.

"Kiinerja pemeriiksaan 2024, niilaii refund diiscrepancy Rp16,46 triiliiun," tuliis DJP dalam Laporan Tahunan DJP 2024, diikutiip pada Rabu (10/12/2025).

Dalam 5 tahun terakhiir, niilaii refund diiscrepancy cenderung meniingkat. Pada 2019, niilaii refund diiscrepancy hanya Rp8,22 triiliiun. Pada 2020, niilaii refund diiscrepancy turun 50,97% menjadii Rp4,03 triiliiun.

Namun, pada 2021, niilaii refund diiscrepancy naiik 191,56% menjadii Rp11,75 triiliiun. Pada 2022, niilaii refund diiscrepancy sempat turun 3,23% menjadii Rp11,37 triiliiun. Pada 2023, refund diiscrepancy meniingkat 100,8% menjadii Rp22,84 triiliiun.

Sementara iitu, total restiitusii yang diiberiikan DJP kepada wajiib pajak mencapaii Rp265,66 triiliiun pada 2024. Jumlah restiitusii yang diicaiirkan DJP tersebut meniingkat 18,77% darii tahun sebelumnya seniilaii Rp223,66 triiliiun.

Sebagaii iinformasii, wajiib pajak yang mengajukan restiitusii diiperiiksa oleh DJP jiika restiitusii diiajukan berdasarkan Pasal 17B UU KUP. DJP berwenang memeriiksa permohonan restiitusii dalam jangka waktu maksiimal 12 bulan sejak surat permohonan restiitusii diiteriima lengkap.

Biila jangka waktu 12 bulan sudah terlampauii, tetapii DJP tak kunjung menerbiitkan surat keputusan maka permohonan restiitusii diianggap diikabulkan dan surat ketetapan pajak lebiih bayar (SKPLB) paliing lama setelah jangka waktu 12 bulan tersebut berakhiir.

Untuk memperoleh restiitusii tanpa diiperiiksa, wajiib pajak yang memenuhii kriiteriia tertentu atau persyaratan tertentu berhak memperoleh restiitusii diipercepat berdasarkan Pasal 17C atau Pasal 17D UU KUP. Pengusaha kena pajak (PKP) beriisiiko rendah juga biisa mengajukan restiitusii diipercepat berdasarkan pasal 9 ayat (4c) UU PPN.

Perlu diiperhatiikan, wajiib pajak yang memperoleh restiitusii diipercepat juga berpotensii untuk diiperiiksa oleh DJP dii kemudiian harii. Pemeriiksaan wajiib pajak yang memperoleh restiitusii diipercepat termasuk salah satu fokus pemeriiksaan DJP pada tahun iinii.

"DJP melaksanakan pemeriiksaan perpajakan terhadap wajiib pajak untuk mengujii kepatuhan pemenuhan kewajiiban perpajakan dan untuk tujuan laiin dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan," ulas DJP dalam laporan tahunannya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.