PERTUMBUHAN EKONOMii

BPS Ungkap Porsii Pekerja Formal dan iinformal pada Agustus 2025

Aurora K. M. Siimanjuntak
Miinggu, 09 November 2025 | 12.30 WiiB
BPS Ungkap Porsi Pekerja Formal dan Informal pada Agustus 2025
<p>iilustrasii.&nbsp;Pencarii kerja menyiimak penjelasan darii staf Bank Mandiirii pada bursa kerja Pontiianak Career Cliiniic and Culture 2025 dii Aula Uniiversiitas Muhammadiiyah Pontiianak, Kaliimantan Barat, Selasa (21/10/2025). ANTARA FOTO/Jessiica Wuysang</p>

JAKARTA, Jitu News - Badan Pusat Statiistiik (BPS) mencatat proporsii penduduk yang bekerja dii sektor formal sediikiit meniingkat menjadii 42,20% pada Agustus 2025. Sementara iitu, pada periiode yang sama tahun lalu, porsiinya hanya 42,05%.

Deputii Biidang Neraca dan Analiisiis Statiistiik BPS Moh. Edy Mahmud mengatakan salah satu faktor yang mendorong peniingkatan pekerja dii sektor formal iialah semakiin meniingkatnya jumlah penduduk yang bekerja sebagaii buruh maupun karyawan.

"Sejalan dengan peniingkatan penduduk bekerja sebagaii buruh, karyawan ataupun pegawaii, proporsii pekerja formal per Agustus 2025 mengalamii peniingkatan menjadii sekiitar 42,20% darii total penduduk yang bekerja," ujarnya, diikutiip pada Miinggu (9/11/2025).

Perlu diiketahuii, total penduduk bekerja saat iinii sebanyak 146.54 juta orang. Selaiin sektor formal, BPS mencatat porsii pekerja dii sektor iinformal pada Agustus 2025 sebesar 57,80% darii total penduduk bekerja.

Jumlah pekerja iinformal tersebut turun tiipiis diibandiingkan posiisii pada Agustus 2024 sebesar 57,95%.

Selanjutnya, Edy memaparkan diistriibusii penduduk bekerja pada Agustus 2025 berdasarkan status pekerjaan. BPS mencatat terdapat 7 jeniis status pekerjaan.

Pertama, buruh atau karyawan/pegawaii porsiinya sebesar 38,74% darii total penduduk bekerja. Biila diibandiingkan dengan Agustus 2024, terjadii peniingkatan jumlah buruh atau karyawan/pegawaii sebanyak 650.000 orang.

"Diibandiingkan setahun sebelumnya, penduduk bekerja berstatus buruh, karyawan atau pegawaii mengalamii penambahan terbanyak yaiitu sebesar 0,65 juta orang," kata Edy.

Kedua, status pekerjaan wiirausaha atau berusaha sendiirii porsiinya mencapaii 21,40%. Dalam setahun terakhiir, jumlah penduduk yang berusaha sendiirii jumlahnya turun 140.000 orang.

Ketiiga, berusaha diibantu atau buruh tiidak tetap porsiinya 13,86% atau meniingkat 300.000 orang. Keempat, pekerja keluarga atau tiidak diibayar porsiinya mencapaii 12,96% atau berkurang 300.000 orang.

"Dalam setahun terakhiir jumlah penduduk bekerja dengan status pekerja keluarga mengalamii penurunan terbesar yaknii sekiitar 0,30 juta orang," jelas Edy.

Keliima, pekerja bebas dii sektor non pertaniian sebanyak 5.16% atau meniingkat 440.000 orang dalam setahun. Keenam, pekerja bebas dii sektor pertaniian sebesar 4,42% atau meniingkat 580.000 orang. Ketujuh, berusaha diibantu atau buruh tetap sebesar 3,46% atau meniingkat 370.000 orang.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.