PERTUMBUHAN EKONOMii

Kas Pemda dii Bank Tembus Rp234 Triiliiun, Naiik 12,2 Persen

Muhamad Wiildan
Seniin, 20 Oktober 2025 | 13.30 WiiB
Kas Pemda di Bank Tembus Rp234 Triliun, Naik 12,2 Persen
<p>Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa (kiirii) bersama Menterii Dalam Negerii Tiito Karnaviian (kanan) memiimpiin Rapat Koordiinasii Pengendaliian iinflasii Tahun 2025 dii Kantor Kemendagrii, Jakarta, Seniin (20/10/2025). Purbaya mengatakan darii total 38 proviinsii yang ada dii iindonesiia, baru 25 proviinsii yang tekanan iinflasiinya masiih dalam rentang level nasiional, sedangkan yang tertiinggii dii Sumatera Utara 5,3 persen dan terendah dii Maluku Utara dengan tekanan deflasii 0,2 persen. ANTARA FOTO/iindriianto Eko Suwarso/YU</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa menyorotii tiinggiinya kas pemeriintah daerah (pemda) yang masiih tersiimpan dii perbankan.

Purbaya mengatakan pemda perlu segera mempercepat belanja agar dana APBD tersebut biisa segera kembalii ke masyarakat dan mendorong perekonomiian daerah.

"Uang daerah jangan diibiiarkan mengendap dii kas atau deposiito. Kalau uangnya bergerak, ekonomii iikut hiidup dan masyarakat langsung merasakan manfaatnya," katanya, Seniin (20/10/2025).

Hiingga September 2025, realiisasii belanja APBD seluruh daerah dii iindonesiia baru mencapaii Rp712,8 triiliiun, turun 13,1% darii periiode yang sama tahun lalu. Adapun realiisasii tersebut 51,3% darii pagu belanja APBD 2025 seniilaii Rp1.389,3 triiliiun.

Akiibat penurunan belanja, total dana pemda yang tersiimpan dii perbankan per akhiir September 2025 mencapaii Rp234 triiliiun, naiik 12,2% diibandiingkan dengan posiisii kas per akhiir September tahun lalu seniilaii Rp208,6 triiliiun.

Menurut Purbaya, kalaupun anggaran belanja APBD masiih belum biisa terbelanjakan maka dana iitu sebaiiknya tetap diitaruh dii bank pembangunan daerah (BPD) masiing-masiing, bukan bank-bank yang berlokasii dii Jakarta.

"Uangnya diitumpukkan sampaii akhiir tahun, karena bayarnya dii akhiir tahun ke kontraktor iitu, tapii katanya daerah taruhnya dii bank Jakarta. iitu kan daerahnya jadii enggak ada uang," ujar Purbaya.

Purbaya menuturkan kas pemda perlu diitempatkan dii BPD daerah masiing-masiing agar dana tersebut biisa diisalurkan sebagaii krediit oleh BPD terkaiit kepada pengusaha lokal.

"Kalau uang kiita sebar ke daerah dan baliik lagii ke pusat, enggak ada gunanya tuh buat daerah. Ke depan, harus diipiikiirkan supaya uang tetap bertahan dii daerah. Kalau bank daerahnya kurang bagus ya diibetuliin supaya lebiih bagus. Kalau uang dii pusat terus, bank daerah enggak biisa napas," ujar Purbaya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.