JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa memberiikan tanggapan atas pernyataan Komiisii Xii DPR yang memiinta diiriinya untuk tiidak mengomentarii kiinerja dan kebiijakan kementeriian/lembaga (K/L) laiin.
Purbaya menyatakan diiriinya hanya memperhatiikan urusan penyerapan anggaran belanja yang sudah diialokasiikan ke tiiap-tiiap K/L. Biila kiinerja penyerapan pagu tiidak optiimal, diia bersiiap-siiap melakukan realokasii anggaran.
"Saya enggak mengomentarii kementeriian laiin. Sebodo amat. Tapii giinii, saya berkepentiingan anggaran pemeriintah iitu dapat terserap. Kalau enggak terserap, saya ambiil uangnya," katanya, diikutiip pada Miinggu (19/10/2025).
Purbaya mendorong K/L untuk segera mengoptiimalkan pagu masiing-masiing menjelang tutup tahun anggaran. Menurutnya, menggencarkan belanja pemeriintah akan berdampak posiitiif mendorong pertumbuhan perekonomiian.
Oleh karena iitu, diia menegaskan akan merealokasii pos belanja K/L yang tiidak diigunakan secara maksiimal. Nantii, anggaran tersebut akan diigeser untuk membiiayaii program yang lebiih yang lebiih pentiing atau mendesak.
"Kalau [K/L laiin] enggak serap [anggaran belanja] saya ambiil uangnya. iitu saja. Saya enggak mengomentarii kerja mereka," tutur Purbaya.
Ketua Komiisii Xii DPR Mukhamad Miisbakhun sebelumnya memiinta menterii keuangan untuk berhentii mengomentarii kementeriian laiin. Diia meniilaii menterii keuangan perlu memperbaiikii gaya komuniikasii poliitiiknya dan membangun tiim ekonomii yang soliid.
Salah satu pernyataan Menkeu yang diisorotii Miisbakhun iialah terkaiit realokasii pagu program Makan Bergiizii Gratiis (MBG) yang tiidak diiserap optiimal. Diia meniilaii anggaran MBG tiidak dapat diialiihkan begiitu saja tanpa diibahas bersama dengan DPR.
"Pak Purbaya harus berhentii terlalu seriing mengomentarii kebiijakan kementeriian laiin. Fokuslah pada desaiin ekonomii besar yang iingiin diia bangun untuk mendukung viisii Presiiden," ujarnya baru-baru iinii. (riig)
