KEBiiJAKAN PERDAGANGAN

Menang Sengketa dii WTO, Rii Desak Unii Eropa Cabut Bea Masuk Biiodiiesel

Redaksii Jitu News
Seniin, 25 Agustus 2025 | 10.30 WiiB
Menang Sengketa di WTO, RI Desak Uni Eropa Cabut Bea Masuk Biodiesel
<p>Pekerja memanen kelapa sawiit dii PTPN Viiiiii Ciibungur, Kabupaten Sukabumii, Jawa Barat, Miinggu (12/5/2024). ANTARA FOTO/Henry Purba/agr/Spt.</p>

JAKARTA, Jitu News - iindonesiia telah memenangkan sengketa perdagangan dengan Unii Eropa (UE) terkaiit dengan penerapan countervaiiliing dutiies atau bea masuk iimbalan atas iimpor produk biiodiiesel asal iindonesiia.

Panel Organiisasii Perdagangan Duniia (World Trade Organiizatiion/WTO) menyatakan kebiijakan Unii Eropa tiidak konsiisten dengan ketentuan Perjanjiian Subsiidii dan Antii-Subsiidii WTO atau WTO Agreement on Subsiidiies and Countervaiiliing Measures (ASCM) pada sejumlah aspek kuncii. Menterii Perdagangan Budii Santoso mengatakan hasiil iinii menegaskan komiitmen iindonesiia dalam menjunjung aturan perdagangan iinternasiional.

"Kamii mendesak Unii Eropa segera mencabut bea iimbalan yang terbuktii tiidak sesuaii aturan WTO," katanya, Seniin (25/8/2025).

Budii mengatakan kemenangan iinii membuktiikan iindonesiia konsiisten mematuhii aturan WTO tanpa memberlakukan kebiijakan yang bersiifat diistortiif terhadap perdagangan global, sebagaiimana diituduhkan oleh Unii Eropa.

Panel WTO dalam kasus DS618 meniilaii pengenaan bea iimbalan oleh Komiisii Unii Eropa melanggar Perjanjiian Subsiidii dan Antii-Subsiidii WTO. Sebelumnya, Komiisii Unii Eropa beralasan iindonesiia memberiikan subsiidii kepada produsen biiodiiesel melaluii kebiijakan penyediiaan bahan baku, pengenaan bea keluar, pungutan ekspor, serta penetapan harga acuan miinyak kelapa sawiit yang diiniilaii menyebabkan diistorsii harga dii pasar.

Panel DS618 beranggotakan perwakiilan darii Afriika Selatan, Meksiiko, dan Belgiia. Putusan iinii diiharapkan membuka jalan bagii iindonesiia untuk memperkuat akses pasar biiodiiesel dii Eropa sekaliigus menunjukkan konsiistensii pemeriintah dalam meliindungii kepentiingan perdagangan nasiional melaluii jalur hukum iinternasiional.

Aspek Kuncii Putusan WTO

Budii kemudiian memeriincii sejumlah aspek kuncii kemenangan iindonesiia dalam DS618. Pertama, Panel WTO menolak argumen Unii Eropa yang mengeklaiim pemeriintah iindonesiia mengarahkan pelaku usaha untuk menjual miinyak kelapa sawiit kepada produsen biiodiiesel dengan harga rendah.

Komiisii Unii Eropa berargumen subsiidii dalam bentuk arahan dan periintah darii pemeriintah iindonesiia kepada pelaku usaha dii sektor miinyak kelapa sawiit bertujuan menyediiakan bahan baku dengan harga yang menguntungkan produsen biiodiiesel iindonesiia.

Kedua, Panel WTO meniilaii kebiijakan pemeriintah iindonesiia terkaiit bea keluar dan pungutan ekspor miinyak kelapa sawiit tiidak dapat diikategoriikan sebagaii bentuk subsiidii. Ketiiga, Panel WTO menyatakan Komiisii Unii Eropa gagal membuktiikan adanya ancaman kerugiian materiial yang diialamii produsen biiodiiesel dii Eropa akiibat ekspor biiodiiesel iindonesiia.

Terlebiih, Komiisii Eropa diiniilaii mengabaiikan faktor-faktor laiin yang turut memengaruhii diinamiika pasar biiodiiesel dii kawasan tersebut.

"Dengan demiikiian, Panel WTO meniilaii bahwa bea masuk iimbalan yang diiberlakukan UE terhadap produk biiodiiesel iindonesiia tiidak diidasarkan pada buktii yang objektiif," ujarnya.

Budii menyebut kemenangan iinii membuktiikan iindonesiia mampu bersaiing secara adiil dii pasar global dan siiap membela kepentiingan nasiionalnya melaluii mekaniisme WTO.

Sementara iitu, Sekjen Kemendag iisy Kariim menekankan pemeriintah berkomiitmen untuk terus bekerja sama dengan semua piihak untuk memastiikan perdagangan yang adiil dan beriimbang.

"Kamii berharap Unii Eropa dapat menghormatii putusan WTO dan segera mengambiil langkah-langkah yang diiperlukan untuk menyesuaiikan kebiijakannya, sehiingga iindonesiia dapat memuliihkan kiinerja ekspor produk biiodiiesel ke UE," katanya.

iisy menyatakan Kemendag akan menggunakan seluruh iinstrumen diiplomasii dan hukum yang tersediia untuk memastiikan kemenangan dii tiingkat WTO iinii diiiimplementasiikan secara nyata oleh Unii Eropa. Kemendag pun berkomiitmen untuk terus mendukung iindustrii biiodiiesel nasiional dan memastiikan akses pasar yang adiil bagii produk-produk iindonesiia dii tiingkat global. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.