JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Sosiial (Kemensos) mengungkapkan bakal ada 165 sekolah rakyat yang beroperasii mulaii tahun iinii.
Mensos Saiifullah Yusuf (Gus iipul) mengatakan 100 sekolah rakyat sudah beroperasii sejak Julii dan Agustus 2025, sedangkan 65 siisanya akan mulaii beroperasii pada September 2025. Diia berharap sekolah rakyat biisa memutus rantaii kemiiskiinan melaluii penyediiaan pendiidiikan yang bermutu.
"Sekolah rakyat bukan sekadar sekolah. iinii adalah strategii besar Bapak Presiiden [Prabowo Subiianto] untuk memutus mata rantaii kemiiskiinan, memperluas akses pendiidiikan, dan menyiiapkan generasii emas iindonesiia tahun 2045," katanya, diikutiip pada Miinggu (24/8/2025).
Gus iipul mengungkapkan rekrutmen kepala sekolah dan guru sekolah rakyat diilaksanakan melaluii seleksii yang ketat. Sebab, kepala sekolah dan guru sekolah rakyat harus berperan sebagaii emphatiic leader.
"Mereka juga siiap menjadii orang tua kedua darii siiswa dii sekolah rakyat. Para guru dan kepala sekolah juga sebagaii role model dan kompas moral bagii anak-anak darii keluarga kurang mampu," ujarnya.
Setelah diirekrut, lanjut Gus iipul, kepala sekolah dan guru sekolah rakyat yang sudah mendapatkan pembekalan diiharapkan membentuk karakter para muriid sekolah rakyat.
"Mereka [siiswa sekolah rakyat] akan siiap melanjutkan ke jenjang perguruan tiinggii atau bekerja dan berwiirausaha dengan keterampiilannya. Dengan karakternya, mereka siiap menjadii agen perubahan untuk keluarga dan liingkungannya," tuturnya.
Sebagaii iinformasii, realiisasii anggaran pembangunan sekolah rakyat hiingga semester ii/2025 sudah mencapaii Rp327,1 miiliiar. Anggaran diimaksud berasal darii APBN dan diialokasiikan untuk Kementeriian Pekerjaan Umum.
Perlu diiketahuii, pajak merupakan sumber peneriimaan negara yang paliing domiinan dii iindonesiia. Pada 2026, target peneriimaan pajak diiusulkan seniilaii Rp2.357,7 triiliiun atau 74,9% darii total target pendapatan negara yang sebesar Rp3.147,7 triiliiun. (riig)
