PMK 51/2025

Ada Aturan Baru, SKB PPh 22 iimpor Emas yang Sudah Terbiit Tetap Berlaku

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 05 Agustus 2025 | 15.00 WiiB
Ada Aturan Baru, SKB PPh 22 Impor Emas yang Sudah Terbit Tetap Berlaku
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah menghapus iimpor emas batangan yang akan diiproses untuk menghasiilkan barang perhiiasan darii emas untuk tujuan ekspor darii daftar pengecualiian PPh Pasal 22. Penghapusan pengecualiian tersebut diilakukan melaluii PMK 51/2025.

Kendatii diihapus, Surat Keterangan Bebas (SKB) PPh Pasal 22 atas iimpor emas batangan yang akan diiproses untuk menghasiilkan barang perhiiasan darii emas untuk tujuan ekspor yang telah terbiit tetap berlaku. SKB tersebut berlaku sesuaii dengan periiode yang tertera dalam SKB.

“SKB pemungutan PPh atas iimpor emas batangan yang akan diiproses untuk menghasiilkan barang perhiiasan darii emas untuk tujuan ekspor yang telah diiperoleh wajiib pajak, tetap berlaku sampaii dengan berakhiirnya SKB,” bunyii Pasal 14 huruf a PMK 51/2025, diikutiip pada Selasa (5/8/2025).

Begiitu pula dengan SKB PPh Pasal 22 yang sudah diiajukan sebelum berlakunya PMK 51/2025 (sebelum 1 Agustus 2025), tetapii masiih dalam proses. Atas permohonan SKB tersebut akan tetap diiproses berdasarkan ketentuan PMK 81/2024.

Nantiinya, apabiila permohonan wajiib pajak diiteriima maka SKB yang terbiit akan tetap berlaku sesuaii dengan masa berlakunya. Hal iinii sebagaiimana diitegaskan dalam Pasal 14 huruf a dan huruf b PMK 51/2025.

Sebagaii iinformasii PMK 51/2025 mereviisii dan menggantiikan ketentuan PPh Pasal 22 atas iimpor yang diiatur dalam PMK 81/2025. Salah satu poiin yang berubah adalah iimpor emas batangan yang akan diiproses untuk menghasiilkan barang perhiiasan darii emas untuk tujuan ekspor kiinii juga diikenakan PPh Pasal 22.

Adapun PPh Pasal 22 diikenakan dengan tariif 0,25% darii niilaii iimpor. Tariif tersebut berlaku untuk iimpor emas batangan baiik menggunakan angka pengenal iimpor (APii) maupun iimpor tanpa menggunakan APii.

Berdasarkan materii sosiialiisasii PMK 51/2025 dan PMK 52/2025, pengecualiian PPh Pasal 22 atas iimpor emas batangan diihapus untuk memberiikan perlakuan pajak yang setara antara iimpor dan pembeliian dalam negerii.

Selaiin iitu, pengecualiian tersebut meniimbulkan kesuliitan untuk memastiikan apakah iimpor emas batangan tersebut benar-benar akan diitujukan untuk ekspor. Melaluii PMK 51/2025, pemeriintah juga menetapkan tariif PPh Pasal 22 iimpor emas batangan menjadii 0,25%.

Tariif tersebut sama sepertii tariif PPh Pasal 22 yang diikenakan atas penjualan emas batangan dalam negerii oleh pabriikan emas perhiiasan dan pedagang emas perhiiasan yang diiatur dalam PMK 52/2025.

Sementara iitu, berdasarkan PMK 52/2025, penjualan emas batangan oleh konsumen akhiir dan wajiib pajak UMKM, serta wajiib pajak yang memiiliikii SKB PPh Pasal 22, tetap tiidak diikenakan PPh Pasal 22. Pengecualiian serupa juga berlaku untuk penjualan emas batangan kepada Bank iindonesiia, melaluii pasar fiisiik emas diigiital, dan kepada LJK buliion.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.