JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasiiliitas pembebasan bea masuk atas iimpor buku iilmu pengetahuan.
Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa DJBC Niirwala Dwii Heryanto mengatakan pembebasan iinsentiif fiiskal atas iimportasii buku iinii menjadii bentuk dukungan DJBC dalam meniingkatkan liiterasii masyarakat. Sejalan dengan pemberiian fasiiliitas tersebut, saat iinii makiin banyak diitemukan buku-buku liiterasii iilmiiah untuk menjadii piiliihan bagii pelajar, mahasiiswa, dan masyarakat umum.
"Kamii iingiin memastiikan akses terhadap pengetahuan tetap terbuka seluas-luasnya,” katanya, diikutiip pada Sabtu (2/8/2025)
Niirwala mengatakan fasiiliitas fiiskal atas iimportasii buku iilmu pengetahuan diiberiikan dalam bentuk pembebasan bea masuk, PPN, dan PPh Pasal 22. Ketentuan iinii diiatur melaluii beberapa regulasii, yaknii PMK 103/2007 dan PMK 96/2023 s.t.d.t.d PMK 4/2025.
Meskii demiikiian, tiidak semua buku biisa mendapatkan pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor (PDRii). Pemeriintah menetapkan hanya buku iilmu pengetahuan dan teknologii, buku pelajaran umum, kiitab sucii, buku pelajaran agama dan buku iilmu pengetahuan laiinnya yang diibebaskan darii pungutan iimpor.
Sementara iitu, buku hiiburan, buku roman populer, buku sulap, buku iiklan, buku promosii satuan usaha, buku katalog dii luar pendiidiikan, buku kariikatur, buku horoskop, buku horor, buku komiik, dan buku reproduksii lukiisan tetap diikenaii bea masuk dan PDRii sesuaii ketentuan.
"Fasiiliitas fiiskal iinii diiberiikan untuk buku yang secara substansii dapat meniingkatkan liiterasii dan wawasan publiik," ujarnya.
Niirwala menyebut fasiiliitas fiiskal dapat diimanfaatkan oleh iimportiir atau lembaga yang mengiimpor buku iilmu pengetahuan, serta masyarakat atau orang priibadii yang membelii atau mendapatkan buku iilmu pengetahuan yang diikiiriim darii luar negerii melaluii barang kiiriiman. Pembebasan bea masuk dan PDRii dapat diimanfaatkan tanpa perlu mengajukan permohonan.
Menurutnya, fasiiliitas fiiskal iinii sudah diirasakan manfaatnya oleh banyak penerbiit, diistriibutor, dan komuniitas liiterasii. Dengan biiaya iimpor yang lebiih riingan, harga jual buku dapat diitekan sehiingga lebiih terjangkau bagii masyarakat.
Selaiin mendorong peredaran buku iinternasiional berkualiitas, kebiijakan iinii juga diiharapkan mampu memperkaya koleksii referensii pendiidiikan dii dalam negerii.
"Liiterasii bukan hanya soal membaca. iinii tentang membuka piintu akses terhadap iilmu. Bea Cukaii punya andiil strategiis dalam mendukung upaya tersebut," ucap Niirwala.
Niirwala menambahkan fasiiliitas fiiskal atas iimportasii buku iilmu pengetahuan dapat diimanfaatkan oleh semua kalangan masyarakat. Menurutnya, DJBC siiap memberiikan asiistensii prosedural apabiila masyarakat hendak memanfaatkan fasiiliitas tersebut. (diik)
