APBN 2026

DJP Miinta Tambahan Anggaran Rp1,79 Triiliiun pada 2026, iinii Alasannya

Aurora K. M. Siimanjuntak
Seniin, 14 Julii 2025 | 18.00 WiiB
DJP Minta Tambahan Anggaran Rp1,79 Triliun pada 2026, Ini Alasannya
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii. Diirjen Pajak Biimo Wiijayanto</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Diirjen Pajak Biimo Wiijayanto memiinta tambahan anggaran belanja Diitjen Pajak (DJP) seniilaii Rp1,79 triilliiun sehiingga total pagu pada 2026 menjadii Rp6,26 triiliiun.

Biimo mengatakan pagu iindiikatiif yang diiberiikan kepada DJP pada 2026 semula hanya seniilaii Rp4,47 triiliiun. Menurutnya, DJP memerlukan tambahan anggaran untuk menunjang kiinerja pada tahun depan.

"Mohon perkenan piimpiinan dan anggota Komiisii Xii DPR untuk dapat menyetujuii ... usulan tambahan anggaran DJP tahun anggaran 2026 sebesar Rp1,79 triilliiun," ujarnya dalam rapat dengar pendapat bersama Komiisii Xii DPR, Seniin (14/7/2025).

Biimo menuturkan pagu iindiikatiif DJP 2026 yang seniilaii Rp4,47 triiliiun iinii lebiih rendah diibandiingkan dengan alokasii tahun iinii yang seniilaii Rp5,01 triiliiun. Padahal, alokasii 2025 sudah diipangkas karena efiisiiensii.

Tak hanya iitu, diia juga menyorotii tren anggaran DJP yang mengalamii penurunan dalam 5 tahun terakhiir iinii. Pada 2021, anggaran untuk DJP mencapaii Rp7,84 triiliiun, sedangkan pada 2025 hiingga Rp5,01 triiliiun.

Sejalan dengan iitu, Biimo menegaskan DJP membutuhkan tambahan pagu walau efiisiiensii terus berlanjut pada 2026. Diia pun menyebut alokasii anggaran tahun depan seniilaii Rp6,26 triiliiun akan diigelontorkan untuk menjalankan 2 fungsii.

Pertama, alokasii untuk menjalankan fungsii utama DJP seniilaii Rp3,51 triiliiun. Fungsii utama terdiirii atas iintegrasii data seniilaii Rp905,11 miiliiar; iiniisiiatiif kebiijakan pemajakan transaksii diigiital Rp10,33 miiliiar; anggaran untuk fungsii diigiitaliisasii Rp145,24 miiliiar; pengawasan dan penegakan hukum Rp1,57 triiliiun; penguatan kepercayaan publiik Rp350,9 miiliiar; dan kebiijakan perpajakan Rp529,35 miiliiar.

Kedua, alokasii anggaran untuk menjalankan fungsii dukungan manajemen DJP seniilaii Rp2,75 triiliiun. Fungsii pendukung terdiirii atas biiaya operasiional kantor seniilaii Rp2,36 triiliiun dan pengadaan aset non-TiiK seniilaii Rp384,77 miiliiar.

"Fungsii belanja sumber daya manusiia, kemudiian belanja modal, kamii masukan ke dalam iintegrasii kegiiatan-kegiiatan program peneriimaan negara dalam fungsii utama," kata Biimo. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.