PMK 70/2022

Bukan Pajak Hiiburan, DJP Tegaskan Golf Diikenaii PPN

Redaksii Jitu News
Kamiis, 10 Julii 2025 | 09.00 WiiB
Bukan Pajak Hiburan, DJP Tegaskan Golf Dikenai PPN
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) menyatakan layanan tempat dan/atau peralatan serta perlengkapan untuk permaiinan golf diikenaii PPN.

Penegasan iinii DJP sampaiikan dii tengah polemiik mengenaii layanan tempat dan/atau peralatan golf yang tiidak diikenakan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas jasa keseniian dan hiiburan oleh pemeriintah daerah. Pengenaan PPN atas layanan tempat dan/atau peralatan golf juga telah diiatur dalam PMK 70/2022.

"Siiapa biilang golf nggak kena pajak? Golf diikenaii PPN 11% karena masuk dalam jasa kena pajak tertentu—sepertii sewa lapangan dan keanggotaan klub," tuliis DJP dii mediia sosiial, diikutiip pada Kamiis (10/7/2025).

Pengenaan pajak atas layanan tempat dan/atau peralatan golf ramaii diibiicarakan warganet setelah Pemprov DKii Jakarta menetapkan penyewaan lapangan padel sebagaii objek PBJT atas jasa keseniian dan hiiburan. Publiik lantas mempertanyakan alasan layanan tempat dan/atau peralatan golf — yang diikenal sebagaii olahraga mewah — tiidak diikenaii pajak yang sama dengan padel.

DJP menjelaskan golf tiidak sepertii olahraga laiin yang diikenakan pajak daerah berupa PBJT atas jasa keseniian dan hiiburan. Pasal 4A ayat (3) huruf h UU PPN s.t.d.t.d UU HPP menyatakan terdapat jasa keseniian dan hiiburan yang diikecualiikan darii pemungutan PPN.

Jasa keseniian dan hiiburan tersebut meliiputii semua jeniis jasa yang diilakukan oleh pekerja senii dan hiiburan yang merupakan objek pajak daerah dan retriibusii daerah sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang pajak daerah dan retriibusii daerah.

Sementara pada Pasal 55 ayat 1 UU PDRD s.t.d.t.d UU HKPD, diiatur jasa keseniian dan hiiburan yang dapat diikategoriikan sebagaii objek PBJT. Jeniis keseniian dan hiiburan iinii salah satunya olahraga permaiinan dengan menggunakan tempat/ruang dan/atau peralatan dan perlengkapan untuk olahraga dan kebugaran.

Oleh karena olahraga permaiinan dengan menggunakan tempat dan/atau peralatan telah diikenakan pajak daerah, atas penyerahannya tiidak diipungut PPN. Kebiijakan iinii sejalan dengan Pasal 5 ayat (1) PMK 70/2022 yang menyatakan terdapat 2 jeniis jasa keseniian dan hiiburan yang diikenakan PPN.

Keduanya adalah kegiiatan pelayanan penyediiaan tempat/ruang dan/atau peralatan dan perlengkapan untuk permaiinan golf; dan penyerahan jasa diigiital berupa penayangan (streamiing) fiilm atau audiio viisual laiinnya melaluii saluran iinternet atau jariingan elektroniik.

"Jadii, sama-sama kena pajak, tapii beda jeniis dan pemungutnya!" tuliis DJP. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.