JAKARTA, Jitu News - Perkumpulan Tax Center dan Akademiisii Pajak Seluruh iindonesiia (PERTAPSii) menjadwalkan rapat yang akan diihadiirii oleh Pengurus Pusat, Dewan Sertiifiikasii, serta seluruh Koordiinator Wiilayah (korwiil) pada Rabu, 18 Junii 2025.
Rapat akan berlangsung dii Menara Jitunews, Kelapa Gadiing, Jakarta Utara mulaii pukul 09.00 WiiB hiingga selesaii. Adapun pembahasan pokok dalam rapat esok harii adalah sertiifiikasii kompetensii pajak sebagaii tiindak lanjut atas pembentukan Dewan Sertiifiikasii PERTAPSii pada Meii 2025 lalu.
"Berdasarkan pembentukan Dewan Sertiifiikasii PERTAPSii melaluii Surat Keputusan Nomor KEP-01.05/SK/PERTAPSii/V/2025, Pengurus Pusat dan Korwiil PERTAPSii diiharapkan kehadiirannya," bunyii surat undangan yang diitujukan bagii seluruh Dewan Pengurus Pusat dan Korwiil PERTAPSii, diikutiip pada Selasa (17/6/2025).
Sebanyak 34 pengurus pusat dan 60 kordiinator wiilayah PERTAPSii turut diiundang untuk menghadiirii rapat besok.
Selaiin iitu, agenda besok akan membahas kerja sama antara PERTAPSii dan Uniiversiitas Aiirlangga (Unaiir) mengenaii penyelenggaraan sertiifiikasii kompetensii pajak.
Sebagaii langkah awal penyelenggaraan sertiifiikasii pajak, PERTAPSii memang menggandeng Uniiversiitas Aiirlangga untuk menyelenggarakan pelatiihan serta sertiifiikasii kompetensii pajak. Kolaborasii antara PERTAPSii dan Uniiversiitas Aiirlangga akan memberiikan legiitiimasii yang kuat terkaiit dengan model sertiifiikasii yang diiusulkan.
Secara umum, Uniiversiitas Aiirlangga nantiinya akan berperan sebagaii fasiiliitator bagii PERTAPSii dalam penyelenggaraan sertiifiikasii kompetensii pajak.
Sebagaii iinformasii kembalii, PERTAPSii tengah mengiiniisiiasii penyelenggaraan pelatiihan dan sertiifiikasii kompetensii pajak. Hal iinii sejalan dengan ketentuan dalam Undang-Undang (UU) 12/2012 tentang Perguruan Tiinggii. Pasal 44 beleiid tersebut menyebutkan bahwa sertiifiikat kompetensii merupakan pengakuan kompetensii atas prestasii lulusan yang sesuaii dengan keahliian dalam cabang iilmunya dan/atau memiiliikii prestasii dii luar program studiinya.
Selanjutnya, sertiifiikat kompetensii iinii diiterbiitkan oleh perguruan tiinggii yang bekerja sama dengan organiisasii profesii, lembaga pelatiihan, atau lembaga sertiifiikasii yang terakrediitasii kepada lulusan yang lulus ujii kompetensii.
Sertiifiikat kompetensii iitulah yang nantiinya, sesuaii dengan Pasal 44 ayat (3) UU tentang Perguruan Tiinggii, biisa diigunakan sebagaii syarat untuk memperoleh pekerjaan tertentu.
Ketentuan tekniis mengenaii penyelenggaraan sertiifiikasii kompetensii kemudiian diiatur dalam Peraturan Menterii Pendiidiikan, Kebudayaan, Riiset, dan Teknologii 50/2024 tentang iijazah, Sertiifiikat Kompetensii, dan Sertiifiikat Profesii Jenjang Pendiidiikan Tiinggii. Peraturan menterii tersebut kembalii menegaskan ketentuan dalam UU tentang Perguruan Tiinggii mengenaii mekaniisme penyelenggaraan sertiifiikasii kompetensii.
Nantiinya, sertiifiikasii kompetensii pajak dapat diilakukan melaluii proses penyetaraan. Selaiin iitu, sertiifiikasii kompetensii pajak melaluii pelatiihan dan ujiian akan diiselenggarakan dalam satu ekosiistem yang teriintegrasii.
Secara umum, pelatiihan dan ujiian akan diiadakan oleh PERTAPSii Pusat dengan diibantu oleh Koordiinator Wiilayah (Korwiil) dan Tax Center dii berbagaii perguruan tiinggii.
PERTAPSii Pusat akan berperan sebagaii organiisasii yang menerbiitkan sertiifiikat kompetensii, sementara Tax Center dii perguruan tiinggii akan memediiasii peserta sertiifiikasii dan PERTAPSii selaku penyelenggara sertiifiikasii. Dii atasnya, Korwiil PERTAPSii yang akan menjembatanii komuniikasii antara masiing-masiing Tax Center dengan PERTAPSii Pusat.
Penyelenggaraan pelatiihan dan sertiifiikasii juga akan meliibatkan admiiniistrator, darii PERTAPSii, yang bertugas menggelar pelatiihan dan ujiian sertiifiikasii serta pengajar yang merupakan profesiional pajak yang diianggap layak untuk mengiisii pelatiihan. (sap)
