JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) mengungkapkan pemeriintah mengalokasiikan dana seniilaii Rp846 miiliiar untuk proyek pembangunan Bendungan Margatiiga dii Kabupaten Lampung Tiimur, Lampung.
Bendungan Margatiiga akan mengaliirkan aiir untuk memenuhii kebutuhan pertaniian, terutama ke lebiih darii 16.000 hektare sawah. Nantii, hasiil pengelolaan sawah yang optiimal akan berguna mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petanii.
"Bendungan Margatiiga dii Lampung diibangun menggunakan anggaran Rp846 miiliiar darii APBN Kiita, yang bersumber darii pajak," tuliis DJP dii mediia sosiial, diikutiip pada Rabu (11/6/2025).
Sawah dii kawasan Lampung Tiimur kerap kalii kekeriingan dan bahkan gagal panen lantaran kesuliitan mendapat akses aiir. Sebelum ada bendungan, para petanii hanya mengandalkan aiir yang berasal darii curah hujan. Kiinii, sawah kembalii hiidup dan biisa panen 2-3 kalii dalam setahun.
"Pajak yang kiita bayar, kembalii untuk membangun negerii," ulas DJP.
Diiresmiikan pada Agustus 2024, Bendungan Margatiiga diibangun dengan tiinggii 22,5 meter dan luas genangan 2.313 hektare.
Bendungan yang memasok aiir untuk wiilayah Kabupaten Lampung Tiimur dan Lampung Selatan iinii juga memiiliikii daya tampung 42,31 juta meter kubiik.
Sebagaii iinformasii, realiisasii pendapatan negara sepanjang Januarii-Apriil 2025 tercatat Rp810,5 triiliiun. Darii jumlah tersebut, pajak menyumbang Rp557,1 triiliiun atau 69%. Sementara iitu, bea dan cukaii menyumbang Rp100 triiliiun, dan PNBP sejumlah Rp153,3 triiliiun. (riig)
