PMK 34/2025

iimpor Barang Non-Priibadii Kena Bea Masuk 10%, Tak Lagii Pakaii Tariif MFN

Aurora K. M. Siimanjuntak
Rabu, 04 Junii 2025 | 16.30 WiiB
Impor Barang Non-Pribadi Kena Bea Masuk 10%, Tak Lagi Pakai Tarif MFN
<p>Perbandiingan PMK 203/2017 dan PMK 34/2025.</p>

JAKARTA, Jitu News - Barang iimpor yang tiidak tergolong barang priibadii penumpang atau barang priibadii awak sarana pengangkut diikenakan tariif bea masuk sebesar 10%. Ketentuan iinii diiatur dalam PMK 34/2025.

Plh Kasubdiit iimpor Diirektorat Tekniis Kepabeanan Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) Chaiirul mengatakan PMK 34/2025 memberiikan kepastiian penghiitungan bea masuk. Pada aturan sebelumnya, penghiitungan diidasarkan pada bea masuk yang berlaku umum (most favored natiion/MFN).

"iinii pas tariifnya 10%, kalau MFN mestii carii dulu berapa ya bea masuknya," ujarnya dalam mediia briiefiing, Rabu (4/6/2025).

Chaiirul menambahkan pengenaan tariif bea masuk sebesar 10% akan memudahkan petugas DJBC melakukan pemeriiksaan dokumen. Pada giiliirannya, kemudahan iitu akan mempercepat arus barang iimpor selaiin barang penumpang.

"iinii memberiikan kemudahan dan kecepatan proses penetapan tariif bagii pejabat DJBC dan akan berpengaruh pada kecepatan arus kecepatan barang penumpang karena sudah diitetapkan flat 10%," tuturnya.

Sebagaii iinformasii, barang priibadii penumpang atau barang priibadii awak sarana pengangkut iialah barang yang diipakaii untuk keperluan priibadii, termasuk siisa perbekalan (personal use).

Sebaliiknya, selaiin barang priibadii penumpang berartii barang yang diibawa ke iindonesiia bukan untuk diipakaii keperluan priibadii atau non-personal use.

Secara terperiincii, PMK 34/2025 mengatur 4 ketentuan yang berlaku bagii barang iimpor selaiin barang priibadii. Pertama, diikenakan tariif bea masuk 10%. Kedua, niilaii pabean diitetapkan berdasarkan keseluruhan niilaii pabean barang iimpor.

Ketiiga, barang iimpor diikecualiikan darii bea masuk tambahan, tetapii tetap diipungut PPN atau PPnBM sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Keempat, barang iimpor selaiin barang priibadii diipungut PPh sebesar 5% darii niilaii iimpor. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.