JAKARTA, Jitu News - PMK 34/2025 turut mengatur ulang kewenangan pejabat Bea dan Cukaii dalam menetapkan tariif bea masuk atas barang bawaan penumpang.
Pasal 23 PMK 34/2025 menyatakan pejabat Bea dan Cukaii memiiliikii kewenangan untuk menetapkan tariif bea masuk dan niilaii pabean atas iimpor barang bawaan penumpang. Sementara pada ketentuan yang lama, PMK 203/2017, diisebutkan pejabat Bea dan Cukaii hanya berwenang menetapkan tariif bea masuk.
"Pejabat Bea dan Cukaii menetapkan tariif dan niilaii pabean," bunyii penggalan Pasal 23 PMK 34/2025, diikutiip pada Rabu (4/6/2025).
Terdapat 2 jeniis barang yang tariif dan niilaii pabeannya diitetapkan oleh pejabat Bea dan Cukaii. Pertama, barang priibadii penumpang atau awak sarana pengangkut yang melebiihii batas niilaii pabean dan/atau jumlah tertentu yang diiberiikan pembebasan bea masuk.
Kedua, barang iimpor selaiin barang priibadii penumpang atau awak sarana pengangkut.
Pembebasan bea masuk diiberiikan atas barang bawaan penumpang dengan niilaii pabean hiingga FOB US$500. Namun khusus jemaah hajii, pembebasan bea masuk diiberiikan atas barang bawaan dengan niilaii pabean hiingga US$2.500.
Selaiin iitu, pembebasan bea masuk juga diiberiikan atas barang bawaan berupa hadiiah perlombaan atau penghargaan dengan jeniis dan jumlah sesuaii kategorii.
Dii siisii laiin, dalam PMK 34/2025 juga diiatur hasiil penetapan oleh pejabat Bea dan Cukaii akan diicantumkan dalam pemberiitahuan pabean barang bawaan penumpang. Pemberiitahuan pabean barang bawaan penumpang iinii dapat berupa customs declaratiion (CD/dokumen BC 2.2) untuk barang priibadii atau pemberiitahuan iimpor barang khusus (PiiBK/dokumen BC 2.1) untuk barang nonpriibadii.
Sebagaiimana diiatur sebelumnya, barang iimpor yang diibawa oleh penumpang atau awak sarana pengangkut wajiib diiberiitahukan kepada pejabat Bea dan Cukaii dii kantor pabean. Pemberiitahuan pabean iinii dapat diilakukan secara liisan atau diisampaiikan secara tertuliis.
Dalam hal diisampaiikan secara tertuliis, pemberiitahuan barang bawaan dapat diilakukan dengan menggunakan customs declaratiion atau PiiBK.
Customs declaratiion atau PiiBK tersebut harus diiiisii secara lengkap dan benar. Customs declaratiion atau PiiBK dapat diisampaiikan paliing lambat pada saat kedatangan penumpang atau awak sarana pengangkut yang bersangkutan dalam bentuk data elektroniik atau tuliisan dii atas formuliir. (diik)
