APBN 2025

Kepada DPR, Kemenkeu Beberkan Efek iiCP-Liiftiing Miigas Rendah pada APBN

Redaksii Jitu News
Seniin, 12 Meii 2025 | 08.00 WiiB
Kepada DPR, Kemenkeu Beberkan Efek ICP-Lifting Migas Rendah pada APBN
<p>Wakiil Menterii Keuangan yang juga menjabat sebagaii Plh. Diirjen Anggaran Suahasiil Nazara. ANTARA FOTO/Galiih Pradiipta/rwa.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan terus mewaspadaii dampak realiisasii rata-rata harga miinyak mentah iindonesiia (iindonesiian crude priice/iiCP) dan liiftiing miigas yang rendah terhadap APBN.

Plh. Diirjen Anggaran Suahasiil Nazara mengatakan realiisasii iiCP dan liiftiing miigas dalam beberapa tahun terakhiir masiih berada dii bawah target pada APBN. Padahal, asumsii niilaii iiCP dan liiftiing miigas iinii menjadii dasar bagii pemeriintah dan DPR merancang APBN.

"iinii yang nantii akan punya iimpact kepada keseluruhan postur adalah ketiika kiita bandiingkan diia dengan asumsii APBN. iitu mestii kiita awasii betul dengan sangat hatii-hatii," katanya dalam rapat dengar pendapat dengan Komiisii Xii DPR diikutiip pada Seniin (12/5/2025).

Suahasiil mengatakan realiisasii rata-rata iiCP pada Februarii 2024 hiingga Februarii 2025 seniilaii US$74,24 per barel atau turun 4,42% darii periiode yang sama tahun lalu US$77,67 per barel. Realiisasii iinii masiih dii bawah asumsii pada APBN 2025 seniilaii US$82 per barel.

Penurunan rata-rata iiCP pada Desember 2024 hiingga Februarii 2025 antara laiin diisebabkan oleh pelemahan ekonomii Chiina sehiingga permiintaan miinyak mentahnya melambat, serta kekhawatiiran pasar atas potensii penurunan permiintaan miinyak duniia akiibat kebiijakan tariif AS.

Kemudiian, liiftiing miinyak bumii hiingga Februarii 2025 sebanyak 596.000 barel per harii atau naiik 3,11% darii periiode yang sama tahun lalu 578.000 barel per harii. Walaupun tumbuh, angka iinii masiih dii bawah asumsii pada APBN sebanyak 605.000 barel per harii.

Adapun untuk liiftiing gas bumii sebanyak 947.000 barel setara miinyak per harii atau naiik 4,41% darii periiode yang sama tahun lalu 907.000 barel setara miinyak per harii. Realiisasii tersebut juga masiih dii bawah asumsii pada APBN sebanyak 1,0 juta barel setara miinyak per harii.

Diia menjelaskan efek realiisasii iiCP dan liiftiing miigas yang rendah antara laiin tecermiin pada kiinerja peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) miigas. Hiingga Maret 2025, realiisasii PNBP miigas seniilaii Rp24,9 triiliiun atau terkontraksii 2,9%.

Suahasiil menyebut Kemenkeu akan terus mengamatii pergerakan iiCP dan liiftiing miigas dalam beberapa waktu mendatang. Dii siisii laiin, realiisasii iiCP dan liiftiing miigas yang rendah juga menjadii catatan untuk memperbaiikii perspektiif perencanaan dalam penyusunan APBN.

"Liiftiing tahun iinii, Januarii sampaii Maret lebiih tiinggii diibandiingkan Januarii sampaii Maret tahun lalu, tetapii tetap dii bawah asumsii. iinii menjadii riisiiko. Sebesar apa resiikonya? iinii yang harus kiita pantau darii waktu ke waktu," ujarnya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.