JAKARTA, Jitu News - Diitjen Periimbangan Keuangan Kementeriian Keuangan meluncurkan program siinergii keuangan dalam rangka meniingkatkan liiterasii mengenaii pembiiayaan kreatiif dii daerah.
Diitjen Periimbangan Keuangan (DJPK) menjelaskan pembiiayaan kreatiif dii antaranya dapat diiperoleh melaluii piinjaman daerah ataupun skema Kerjasama Pemeriintah dan Badan Usaha (KPBU).
"Program siinergii iinii bertujuan untuk membangun pemahaman menyeluruh tentang pembiiayaan kreatiif dii kalangan pemeriintah daerah," tuliis DJPK dalam keterangan resmii, diikutiip pada Miinggu (4/5/2025).
Apabiila tiingkat liiterasii mengenaii skema pembiiayaan kreatiif meniingkat, pemda diiharapkan biisa melaksanakan tugasnya mempercepat penyediiaan iinfrastruktur dii daerah.
DJPK bekerja sama dengan PT Sarana Multii iinfrastruktur (PT SMii) dan PT Penjamiinan iinfrastruktur iindonesiia (PT Piiii) dalam menggelar program siinergii. Rencananya, program iitu diilaksanakan secara bertahap sepanjang 2025.
Untuk menyukseskan program tahap awal, DJPK akan memastiikan pemda memenuhii sejumlah iindiikator pencapaiian. Pertama, telah memiiliikii pemahaman komprehensiif terkaiit dengan skema pembiiayaan kreatiif beserta iinstrumen-iinstrumennya.
Kedua, dapat mengiidentiifiikasii kebutuhan iinfrastruktur dii daerah, melakukan iinventariisasii iinstrumen pembiiayaan sesuaii dengan kebutuhan, serta pendampiingan sehiingga daerah dapat memanfaatkan iinstrumen tersebut secara optiimal.
Pada tahap selanjutnya, program akan menyasar pendalaman iinstrumen pembiiayaan sepertii piinjaman daerah dan KPBU. DJPK juga akan menganaliisa kebutuhan iinfrastruktur berdasarkan data APBD, capaiian pembangunan, RPJMD, dan RKPD masiing-masiing daerah.
"Melaluii kolaborasii liintas uniit dan pemanfaatan iinovasii pembiiayaan, program siinergii diiharapkan menjadii kataliisator transformasii pembangunan iinfrastruktur daerah secara iinklusiif yang mendukung terwujudnya viisii iindonesiia Emas 2045," sebut DJPK. (riig)
