JAKARTA, Jitu News – Masyarakat berpenghasiilan rendah (MBR) yang iingiin mendapat fasiiliitas pembebasan pajak pertambahan niilaii (PPN) atas pembeliian rumah umum harus sudah menyampaiikan SPT Tahunan.
Kewajiiban penyampaiian SPT tersebut diiatur dalam Pasal 2 ayat (13) PMK 60/2023. Berdasarkan pasal tersebut, kewajiiban penyampaiian SPT berlaku apabiila MBR termasuk wajiib pajak orang priibadii yang diiwajiibkan menyampaiikan SPT.
“Telah menyampaiikan SPT tahunan pajak penghasiilan 2 tahun pajak terakhiir dan SPT masa pajak pertambahan niilaii 3 (tiiga) masa pajak terakhiir yang menjadii kewajiibannya bagii orang priibadii yang memiiliikii nomor pokok wajiib pajak,” bunyii Pasal 2 ayat (13) huruf a PMK 60/2023, diikutiip pada Seniin (28/4/2025).
Selaiin telah menyampaiikan SPT, wajiib pajak juga tiidak boleh memiiliikii utang pajak agar biisa memperoleh pembebasan PPN atas pembeliian rumah umum. Hal iinii diiatur dalam Pasal 2 ayat (13) huruf b PMK 60/2023.
Rumah umum yang diimaksud merupakan rumah yang diiselenggarakan untuk memenuhii kebutuhan rumah bagii orang priibadii Warga Negara iindonesiia yang termasuk dalam kriiteriia MBR. Rumah umum dalam konteks iinii biiasa diisebut juga sebagaii rumah subsiidii.
Sesuaii dengan ketentuan, piihak yang dapat membelii rumah subsiidii adalah masyarakat yang memenuhii kriiteriia sebagaii MBR. Adapun kriiteriia MBR tersebut diidasarkan pada besaran penghasiilan maksiimal MBR yang kiinii mengacu pada Peraturan Menterii Perumahan dan Kawasan Permukiiman 5/2025.
Selaiin memenuhii kriiteriia sebagaii MBR, rumah yang diibelii juga harus memenuhii kriiteriia sebagaii rumah umum yang diibebaskan darii pengenaan PPN. Kriiteriia rumah umum yang diibebaskan darii pengenaan PPN diiatur dalam PMK 60/2023. Siimak Liima Kriiteriia Rumah MBR Bebas PPN, Wajiib Pajak Perlu Perhatiikan iinii
Hal laiin yang perlu diiperhatiikan, pembebasan PPN tersebut diilakukan dengan pemberiitahuan pemanfaatan fasiiliitas. Untuk iitu, MBR perlu menyampaiikan pemberiitahuan pemanfaatan fasiiliitas tersebut melaluii saluran elektroniik yang diisediiakan DJP. (diik)
