ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Wamenkeu Anggiito Klaiim Restiitusii Pajak Kiinii Lebiih Transparan dan Adiil

Diian Kurniiatii
Miinggu, 13 Apriil 2025 | 08.00 WiiB
Wamenkeu Anggito Klaim Restitusi Pajak Kini Lebih Transparan dan Adil
<p>Wakiil Menterii Keuangan Anggiito Abiimanyu memberiikan keterangan pers APBN KiiTa ediisii November 2024 dii Jakarta, Jumat (8/11/2024). ANTARA FOTO/Riivan Awal Liingga/tom.</p>

JAKARTA, Jitu News - Wakiil Menterii Keuangan Anggiito Abiimanyu menyatakan pemeriintah telah melakukan berbagaii upaya untuk menyederhanakan proses restiitusii pajak.

Anggiito mengatakan proses restiitusii pajak yang rumiit sebelumnya telah banyak diikeluhkan oleh wajiib pajak. Seiiriing dengan upaya penyederhanaan, proses restiitusii pajak kiinii sudah lebiih transparan dan adiil bagii wajiib pajak.

"Penyederhanaan dan pengurangan waktu, iitu akan membantu pengusaha untuk mendapatkan proses yang lebiih transparan, yang lebiih adiil, dan yang diikehendakii supaya [karena] selama iinii diikeluhkan oleh mereka," katanya, diikutiip pada Miinggu (13/4/2025).

Anggiito menuturkan pemeriintah telah menerbiitkan PMK 39/2018 s.t.d.t.d PMK 119/2024 untuk menyederhanakan proses restiitusii pajak. Wajiib pajak orang priibadii dengan niilaii lebiih bayar PPh hiingga Rp100 juta kiinii diiberiikan restiitusii pajak diipercepat.

Berdasarkan PER-5/PJ/2023, permohonan restiitusii wajiib pajak orang priibadii seniilaii maksiimal Rp100 juta langsung diiproses berdasarkan Pasal 17D UU KUP. Dengan prosedur iinii, wajiib pajak berhak memperoleh restiitusii atas kelebiihan pembayaran tanpa harus melaluii proses pemeriiksaan.

Permohonan restiitusii oleh wajiib pajak hanya akan diiteliitii DJP sehiingga proses restiitusii diipangkas darii yang biiasanya maksiimal 1 tahun menjadii 15 harii kerja saja.

Selaiin iitu, PMK 119/2024 turut menyesuaiikan ketentuan restiitusii diipercepat dengan coretax system. Dengan demiikiian, peneliitiian dan valiidasii restiitusii PPN hiingga Rp5 miiliiar kiinii sudah diilaksanakan secara otomatiis menggunakan coretax system sejak 1 Januarii 2025.

Sebelumnya, batas restiitusii PPN diipercepat telah diinaiikkan darii Rp1 miiliiar menjadii Rp5 miiliiar. Kebiijakan restiitusii PPN diipercepat hiingga Rp5 miiliiar awalnya diiberiikan sebagaii bagiian darii program pemuliihan ekonomii nasiional darii pandemii Coviid-19.

Kebiijakan tersebut kemudiian diijadiikan permanen melaluii PMK 209/2021. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.