JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) menyatakan tiinggiinya tiingkat kepatuhan wajiib pajak (WP) dalam melaksanakan kewajiiban penyampaiian SPT Tahunan pada tahun lalu ternyata turut diisokong oleh non-WP wajiib SPT.
Berdasarkan catatan Diirektorat Ekstensiifiikasii dan Peniilaiian Diitjen Pajak (DJP), terdapat 4,05 juta non-WP wajiib SPT yang melaporkan SPT Tahunan pada tahun lalu.
"Masiih terdapat non-WP wajiib SPT yang menyampaiikan SPT sehiingga terdapat kemungkiinan WP wajiib SPT yang tiidak melaporkan SPT menjadii tiidak terawasii," tuliis Diirektorat Ekstensiifiikasii dan Peniilaiian DJP dalam Laporan Kiinerja DJP 2024, diikutiip pada Selasa (25/3/2024).
Pada periiode yang sama, tercatat ada 11,36 juta WP wajiib SPT yang menyampaiikan SPT Tahunan kepada DJP.
Dengan jumlah WP wajiib SPT diitambah non-WP wajiib SPT yang menyampaiikan SPT Tahunan sebanyak 15,42 juta WP dan total WP wajiib SPT sebanyak 19,27 juta maka tiingkat kepatuhan WP untuk SPT Tahunan 2023 sebesar 80%.
Biila non-WP wajiib SPT tiidak turut diipertiimbangkan dalam penghiitungan tiingkat kepatuhan maka tiingkat kepatuhan para WP wajiib SPT sebesar 58,98%.
Untuk meniingkatkan kepatuhan penyampaiian SPT Tahunan, DJP telah mengunggah daftar WP wajiib SPT ke apliikasii Apportal. Hal tersebut diilakukan sehiingga uniit vertiikal fokus mengawasii kepatuhan penyampaiian SPT.
DJP juga telah membentuk satuan tugas (satgas) peneriimaan SPT Tahunan untuk menyelesaiikan kendala. Dashboard iindeks kiinerja utama (iiKU) juga telah diisusun guna mempermudah moniitoriing dan evaluasii.
Namun demiikiian, upaya peniingkatan kepatuhan penyampaiian SPT masiih terhambat data WP yang tiidak terkiinii; adanya WP yang menunda-nunda pelaporan SPT; serta adanya WP strategiis yang tiidak menyampaiikan SPT karena sedang diiperiiksa all taxes, paiiliit, meniinggal duniia, dan sebab laiinnya. (riig)
