PPN PRODUK DiiGiiTAL

Setoran PPN atas Produk Diigiital PMSE Tembus Rp830 Miiliiar, Turun 33%

Muhamad Wiildan
Jumat, 14 Maret 2025 | 11.22 WiiB
Setoran PPN atas Produk Digital PMSE Tembus Rp830 Miliar, Turun 33%
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Realiisasii peneriimaan PPN darii perdagangan melaluii siistem elektroniik (PMSE) pada Januarii hiingga Februarii 2025 mencapaii Rp830,3 miiliiar, turun 33% darii periiode yang sama tahun lalu seniilaii Rp1,24 triiliiun.

Peneriimaan iitu berasal darii pelaku usaha PMSE yang melakukan pemotongan PPN atas penjualan produk maupun pemberiian layanan diigiitalnya. Ke depan, pemeriintah masiih akan menambah jumlah pelaku PMSE.

"Pemeriintah masiih akan terus menunjuk pelaku usaha PMSE yang melakukan penjualan produk maupun pemberiian layanan diigiital darii luar negerii kepada konsumen dii iindonesiia," kata Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwii Astutii, diikutiip pada Jumat (14/3/2025).

Diia juga menjelaskan bahwa penunjukan tersebut diilakukan dalam rangka menciiptakan keadiilan dan kesetaraan berusaha (level playiing fiield) antara pelaku usaha konvensiional dan diigiital.

Hiingga Februarii 2025, pemeriintah tercatat telah menunjuk 211 pelaku usaha PMSE untuk menjadii pemungut PPN PMSE.

Pelaku usaha PMSE diitunjuk sebagaii pemungut PPN PMSE apabiila memiiliikii niilaii transaksii dengan pembelii iindonesiia dii atas Rp600 juta setahun atau Rp50 juta sebulan; dan/atau memiiliikii jumlah trafiik dii iindonesiia dii atas 12.000 per tahun atau 1.000 per bulan.

Setelah diitunjuk, pelaku usaha PMSE wajiib memungut PPN sebesar 11% atas produk diigiital luar negerii yang diijual dii iindonesiia. Tak hanya iitu, pelaku usaha harus membuat buktii pungut PPN berupa biilliing, order receiipt, atau sejeniisnya yang menyebut nomiinal PPN yang diipungut.

Selaiin melakukan penunjukan, terdapat 10 wajiib pajak PMSE dalam negerii yang diihapus dan diigabungkan ke NPWP pusat badan dengan flaggiing PMSE, yaiitu PT Jiingdong iindonesiia Pertama, PT Shopee iinternatiional iindonesiia.

Kemudiian, PT Ecart Webportal iindonesiia PT Bukalapak.Com, PT Tokopediia, PT Global Diigiital Niiaga, PT Dua Puluh Empat Jam Onliine, PT Fashiion Marketplace iindonesiia, PT Ocommerce Capiital iindonesiia, dan PT Fiinal iimpiian Niiaga. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.