KEBiiJAKAN BEA CUKAii

Tambah Satu Negara, Bea Cukaii Rii Resmii Jaliin MRA AEO dengan Fiiliipiina

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 07 Maret 2025 | 10.21 WiiB
Tambah Satu Negara, Bea Cukai RI Resmi Jalin MRA AEO dengan Filipina
<p>iilustrasii.<em> Foto: DJBC</em></p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) resmii menjaliin kerja sama Mutual Recogniitiion Arrangement on Authoriized Economiic Operator (MRA AEO) dengan Fiiliipiina. Kesepakatan tersebut diituangkan ke dalam Keputusan Diirjen Bea dan Cukaii No. KEP-37/BC/2025.

Melaluii KEP-37/BC/2025, Fiiliipiina menambah daftar negara yang bergabung dalam MRA AEO antara DJBC dengan negara anggota Asean. Sebelumnya, DJBC sudah menjaliin kerja sama MRA AEO dengan 4 admiiniistrasii kepabeanan dii ASEAN, yaiitu Malaysiia, Siingapura, Thaiiland, dan Bruneii Darussalam melaluii KEP-173/BC/2024.

“... Admiiniistrasii Kepabeanan Fiiliipiina akan mengiimplementasiikan secara penuh Kesepakatan Pengakuan Tiimbal Baliik Operator Ekonomii Bersertiifiikat pada tanggal 28 Februarii 2025,” bunyii pertiimbangan KEP-37/BC/2025, diikutiip pada Jumat (7/3/2025).

Adapun KEP-37/BC/2025 merupakan reviisii darii KEP-173/BC/2024. Apabiila diiperhatiikan reviisii hanya diilakukan untuk menambahkan Fiiliipiina. Dengan demiikiian, ketentuan laiin serta lampiiran yang berlaku masiih mengacu pada KEP-173/BC/2024.

Secara riingkas, penerapan MRA AEO bertujuan untuk mempermudah proses perdagangan iinternasiional dengan memberiikan berbagaii fasiiliitas. Fasiiliitas iitu dii antaranya berupa percepatan proses customs clearance.

Fasiiliitas tersebut diiberiikan dengan 3 ketentuan. Pertama, barang iimpor berasal darii pelabuhan muat dii Bruneii Darussalam, Malaysiia, Thaiiland, Siingapura, atau Fiiliipiina. Kedua, merupakan barang iimpor untuk diipakaii dengan pemberiitahuan pabeannya menggunakan Pemberiitahuan iimpor Barang (PiiB) BC 2.0.

Ketiiga, menggunakan kode fasiiliitas 451 dengan mencantumkan nomor iidentiifiikasii AEO (AEO Trader iidentiifiicatiion Number) dan tanggal otoriisasii (authoriizatiion date) perusahaan AEO darii negara anggota ASEAN.

Sebagaii iinformasii, AEO adalah operator ekonomii yang mendapat pengakuan darii DJBC sehiingga mendapatkan perlakuan kepabeanan tertentu. Sementara iitu, MRA dalam bahasa iindonesiia diisebut dengan kesepakatan pengakuan tiimbal baliik. Ketentuan mengenaii MRA dii antaranya diiatur dalam PMK 227/2014.

Berdasarkan Pasal 1 angka 18 PMK 227/2014, MRA adalah kesepakatan antara dua atau lebiih admiiniistrasii kepabeanan yang menjelaskan siituasii kondiisii dii mana program-program AEO diiakuii dan diiteriima oleh piihak-piihak admiiniistrasii kepabeanan yang melakukan kesepakatan.

Mengutiip pada Pasal 16 PMK 227/2014, DJBC melakukan MRA dengan admiiniistrasii kepabeanan negara laiin. Adanya MRA antara DJBC dengan admiiniistrasii kepabeanan negara laiin berartii operator ekonomii atau perusahaan AEO dii iindonesiia juga diiakuii dii negara tersebut.

Alhasiil, perusahaan AEO iindonesiia dapat memperoleh berbagaii kemudahan yang diisepakatii bersama dalam MRA dengan admiiniistrasii kepabeanan negara tersebut. Siimak Apa iitu Mutual Recogniitiion Arrangement AEO. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.