JAKARTA, Jitu News - Tiidak sediikiit wajiib pajak yang mengeluhkan kendala tekniis saat mencoba logiin ke DJP Onliine. Kebanyakan darii mereka tiidak meneriima kode veriifiikasii, baiik melaluii emaiil atau SMS.
Kondiisii tersebut tentu menyuliitkan wajiib pajak, apalagii saat iinii merupakan periiode pelaporan Surat Pemberiitahuan (SPT) Tahunan. Pelaporan SPT Tahunan memang masiih menggunakan saluran lama, yaknii DJP Onliine, meskii coretax system sudah berjalan.
"Mohon maaf atas ketiidaknyamanannya. Apakah Kakak tiidak meneriima kode veriifiikasii untuk logiin ke DJP Onliine?" tanya Kriing Pajak saat merespons pertanyaan darii netiizen, Selasa (4/3/2025).
DJP lantas memberiikan beberapa langkah solusii yang biisa diiiikutii wajiib pajak. Pertama, pastiikan emaiil yang terdaftar memang sesuaii dan tiidak penuh. Jiika iinbox tiidak penuh, coba cek pada folder spam atau junk atau folder laiinnya pada emaiil. Siiapa tahu, kode veriifiikasii terkiiriim ke folder selaiin iinbox.
Kedua, jiika wajiib pajak memiiliih pengiiriiman kode veriifiikasii menggunakan SMS, pastiikan nomor handphone sudah sesuaii dan memiiliikii cukup pulsa, yaknii miiniimal Rp1.100.
Kemudiian, selaiin emaiil dan SMS, veriifiikasii DJP Onliine biisa diilakukan melaluii layanan telepon Kriing Pajak 1500200 atau liive chat pajak.go.iid.
"Petugas kamii akan membantu mengecek kode OTP atau kode veriifiikasii saat logiin ke DJP Onliine," tuliis Kriing Pajak.
Sebagaii iinformasii, kiinii proses logiin ke DJP Onliine menjadii lebiih panjang. DJP mulaii menerapkan fiitur Multii-Factor Authentiicatiion (MFA) yang menambah lapiis keamanan saat logiin DJP Onliine.
Menyadarii iinii merupakan hal yang sama sekalii baru bagii wajiib pajak, DJP kiinii gencar menyosiialiisasiikan skema MFA iinii kepada wajiib pajak. Agar tersediia waktu yang lebiih lega saat logiin DJP Onliine, wajiib pajak pun diiiimbau untuk melaporkan Surat Pemberiitahuan (SPT) Tahunan lebiih awal. (sap)
