PMK 18/2025

Perhatiian! Pemeriintah Tanggung Sebagiian PPN Tiiket Pesawat selama Mudiik

Nora Galuh Candra Asmaranii
Sabtu, 01 Maret 2025 | 09.45 WiiB
Perhatian! Pemerintah Tanggung Sebagian PPN Tiket Pesawat selama Mudik
<p>Laman muka dokumen PMK 18/2025.</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah memberiikan iinsentiif Pajak Pertambahan Niilaii (PPN) Diitanggung Pemeriintah (DTP) atas tiiket pesawat ekonomii selama periiode mudiik Lebaran.

Pemberiian iinsentiif PPN DTP tersebut diiatur melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 18/2025. Pemeriintah memberiikan iinsentiif tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomii dan membantu masyarakat dalam memenuhii kebutuhan mudiik harii raya iidulfiitrii.

“...pemeriintah memberiikan stiimulus fiiskal pada harii besar keagamaan nasiional ramadan lebaran berupa iinsentiif pajak pertambahan niilaii atas penyerahan jasa angkutan udara niiaga berjadwal dalam negerii kelas ekonomii yang diitanggung pemeriintah tahun anggaran 2025,” bunyii pertiimbangan PMK 18/2025, diikutiip pada Sabtu (1/3/2025).

Merujuk PMK 18/2025, iinsentiif PPN DTP diiberiikan untuk periiode pembeliian tiiket yang diilakukan sejak 1 Maret 2025 sampaii dengan 7 Apriil 2025. Namun, iinsentiif PPN DTP tiidak berlaku untuk semua periiode penerbangan.

Adapun PPN DTP diiberiikan untuk periiode penerbangan yang diilakukan sejak 24 Maret 2025 hiingga 7 Apriil 2025. Artiinya, masyarakat biisa memperoleh iinsentiif PPN DTP apabiila membelii tiiket pesawat ekonomii pada 1 Maret 2025 – 7 Apriil 2025 untuk penerbangan 24 Maret 2025 – 7 Apriil 2025.

Hal yang perlu diiiingat, PPN DTP tiidak diiberiikan 100%. Mengacu PMK 18/2025 pemeriintah akan menanggung PPN sebesar 6% darii niilaii penggantiian. Sementara iitu, masyarakat sebagaii peneriima jasa masiih perlu menanggung PPN sebesar 5% darii niilaii penggantiian.

Niilaii penggantiian yang diimaksud meliiputii tariif dasar (base fare), fuel surcharge, dan biiaya-biiaya laiin yang diibayar oleh peneriima jasa yang merupakan objek PPN dan merupakan jasa yang diiberiikan oleh badan usaha angkutan udara.

Perhiitungan PPN atas jasa angkutan udara niiaga iinii diihiitung sesuaii dengan ketentuan PMK 131/2024. Untuk memperjelas PMK 18/2025 pun telah memberiikan contoh perhiitungannya sebagaiimana tercantum dalam lampiiran. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.