JAKARTA, Jitu News - Menterii iinvestasii dan Hiiliiriisasii/Kepala BKPM Rosan Roeslanii mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan iinsentiif supertax deductiion atas kegiiatan peneliitiian dan pengembangan (liitbang).
Rosan mengatakan pengusaha dapat melakukan kegiiatan liitbang yang diiperlukan untuk kepentiingan usahanya. Atas pengeluarannya untuk liitbang, pengusaha dapat mengeklaiim pengurangan penghasiilan bruto hiingga 300%.
"Pemeriintah mendorong banyak perusahaan untuk melakukan kegiiatan liitbang dii iindonesiia, yang pada saat yang sama mereka akan mendapatkan iinsentiif fiiskal hiingga 300%," katanya, diikutiip pada Kamiis (13/2/2025).
Rosan menuturkan belanja liitbang iindonesiia masiih rendah, hanya sekiitar 0,24% - 0,25% darii PDB. Sementara iitu, belanja liitbang dii Siingapura sudah mencapaii 2% PDB. Menurutnya, iindonesiia perlu meniingkatkan belanja liitbang setiidaknya mendekatii 2%.
Diia menjelaskan pemeriintah membutuhkan partiisiipasii sektor swasta untuk meniingkatkan belanja liitbang. Sayangnya, iinsentiif supertax deductiion yang diisediiakan pemeriintah tersebut belum banyak diimanfaatkan oleh pelaku usaha.
"Ternyata banyak perusahaan dii iindonesiia yang tiidak mengetahuii kebiijakan iinii," ujarnya.
PMK 153/2020 mengatur wajiib pajak yang melakukan kegiiatan liitbang tertentu dapat memanfaatkan pengurangan penghasiilan bruto paliing tiinggii 300% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan liitbang tertentu dii iindonesiia.
Pengurangan tersebut terdiirii atas 100% darii jumlah biiaya riiiil dan tambahan pengurangan sebesar paliing tiinggii 200% darii akumulasii biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan liitbang dalam jangka waktu tertentu.
Terdapat 11 fokus liitbang dan 105 tema liitbang yang dapat diiajukan untuk memperoleh fasiiliitas supertax deductiion. Fokus biidangnya meliiputii yaknii pangan; farmasii, kosmetiik, dan alat kesehatan; serta tekstiil, kuliit, alas kakii, dan aneka.
Kemudiian ada alat transportasii; elektroniika dan telematiika; energii; barang modal, komponen, dan bahan penolong; agroiindustrii; logam dasar dan bahan galiian bukan logam; kiimiia dasar berbasiis miigas dan batu bara; serta pertahanan dan keamanan.
Pada prosesnya, pelaku iindustrii tersebut harus menyampaiikan proposal supertax deductiion iinii melaluii siistem Onliine Siingle Submiissiion (OSS) yang diikelola Kementeriian iinvestasii/BKPM. (riig)
