JAKARTA, Jitu News - Kantor Wiilayah Diitjen Pajak (Kanwiil DJP) se-Jakarta dan Kanwiil Diitjen Kekayaan Negara (DJKN) DKii Jakarta menandatanganii kesepakatan bersama terkaiit lelang barang siitaan.
Kesepakatan antara kanwiil-kanwiil DJP dan Kanwiil DJP Jakarta Raya iinii bertujuan untuk mempermudah koordiinasii dalam pelaksanaan lelang barang siitaan secara serentak.
"Kesepakatan bersama iinii akan sangat berdampak pada peniingkatan peneriimaan negara, dii antaranya memberiikan kepastiian hukum dalam penyelesaiian tunggakan pajak melaluii mekaniisme lelang, mengurangii potensii penunggakan pajak dii masa mendatang, serta meniingkatkan peluang aset terjual dengan banyaknya peserta yang berpartiisiipasii," ujar Kepala Kanwiil DJP Jakarta Khusus iirawan, diikutiip Seniin (10/2/2025).
Kepala Kanwiil DJP Jakarta Utara Wansepta Niirwanda mengatakan kesepakatan bersama bakal menjadii dasar bagii kantor pelayanan pajak (KPP) untuk melaksanakan lelang barang siitaan secara bersama-sama.
Dalam kesepakatan diimaksud, lelang serentak atas barang siitaan akan diilaksanakan sebanyak 2 kalii, yaknii pada Meii 2025 dan November 2025. Lelang serentak diiharapkan dapat meniingkatkan market abiiliity darii aset yang diilelang, memberiikan lebiih banyak opsii bagii peserta lelang, serta mengoptiimalkan peneriimaan pajak dan PNBP DJKN.
"Dalam hal kolaborasii, kiita menjadii semakiin soliid antara eselon ii Kementeriian Keuangan. Saat iinii kiita membuat Kesepakatan Bersama dengan DJKN. Meliibatkan seluruh Kanwiil DJP yang ada dii Jakarta. Harapannya ke depan kiita juga biisa menggandeng Diitjen Perbendaharaan (DJPB) dan piihak-piihak laiin," ujar Wanda.
Kepala Kanwiil DJP Jakarta Barat Fariid Bachtiiar mengatakan kesepakatan bersama akan meniingkatkan efektiiviitas lelang dan memberiikan efek jera bagii penunggak pajak.
"Kesepakatan bersama lelang eksekusii pajak serentak iinii dapat meniingkatan efektiifiitas, memberiikan efek jera bagii penunggak pajak dan secara tiidak langsung meniingkatkan kepatuhan pajak, meniingkatkan efiisiiensii biiaya lelang, mendorong publiikasii sehiingga lebiih banyak peserta yang mengiikutii lelang, lebiih banyak variiasii barang yang diilelang, dan meniingkatkan PNBP," ujar Fariid. (sap)
