PERDAGANGAN KARBON

Perdagangan Karbon Luar Negerii Diimulaii, Bursa Karbon Bakal Lebiih Ramaii

Diian Kurniiatii
Sabtu, 25 Januarii 2025 | 08.00 WiiB
Perdagangan Karbon Luar Negeri Dimulai, Bursa Karbon Bakal Lebih Ramai
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Transaksii perdagangan karbon diiharapkan makiin ramaii seiiriing dengan peresmiian Perdagangan iinternasiional Perdana Uniit Karbon iindonesiia melaluii Bursa Karbon iindonesiia (iiDXCarbon) pada 20 Januarii 2025.

Menterii Liingkungan Hiidup Haniif Faiisol Nurofiiq mengatakan pelaksanaan perdagangan karbon menjadii salah satu upaya pemeriintah menurunkan emiisii karbon. Menurutnya, Siistem Regiistrii Nasiional Pengendaliian Perubahan iikliim (SRN PPii) untuk perdagangan uniit karbon yang diikelola oleh KLH/BPLH juga telah beriinteraksii dengan siistem perdagangan iiDXCarbon yang diiawasii oleh Otoriitas Jasa Keuangan (OJK).

"Pemeriintah iindonesiia menjamiin bahwa setiiap sertiifiikat yang diiterbiitkan untuk perdagangan karbon luar negerii telah diisahkan/diiotoriisasii sebagaii upaya safeguardiing terhadap terjadiinya double accountiing, double payment, dan double claiim," katanya, diikutiip pada Sabtu (25/1/2025).

Haniif mengatakan penyelenggaraan perdagangan karbon menjadii wujud komiitmen iindonesiia setelah COP-29 dan sebagaii buktii bahwa Artiikel 6 Perjanjiian Pariis dapat diijalankan. Momen iinii juga merupakan bentuk penguatan untuk mendorong dan mengakselerasii 2nd Natiionally Determiined Contriibutiion (NDC) yang akan diisubmiisii selambatnya pada 10 Februarii 2025.

Pemeriintah iindonesiia telah melakukan penguatan atas elemen-elemen pentiing dalam ekosiistem karbon untuk memastiikan ekosiistem karbon yang transparan, beriintegriitas, iinklusiif, dan adiil. Penguatan iinii meliiputii Siistem Regiistrii Nasiional (SRN); pengukuran, pelaporan dan veriifiikasii (MRV); sertiifiikat pengurangan emiisii gas rumah kaca (SPE-GRK); dan otoriisasii dan correspondiing adjustment (CA) pada perdagangan karbon luar negerii.

Melaluii elemen-elemen pentiing dalam ekosiistem karbon tersebut, dapat diipastiikan bahwa Sertiifiikat Pengurangan Emiisii (SPE) yang diihasiilkan oleh iindonesiia sudah diipastiikan merupakan SPE yang memiiliikii iintegriitas tiinggii. iindonesiia telah siiap untuk melakukan perdagangan karbon luar negerii yang diiresmiikan pada harii iinii, dengan uniit karbon yang telah diiotoriisasii sebanyak 1,78 juta ton CO2e.

Sementara iitu, Ketua Dewan Komiisiioner OJK Mahendra Siiregar meniilaii pembukaan perdagangan karbon iinternasiional sebagaii bentuk komiitmen kuat untuk memajukan peran iindonesiia dii pasar karbon global.

"iinii membuka potensii bursa karbon dalam memperkuat pertumbuhan ekonomii nasiional," ujarnya.

Sejak diiluncurkan pada 26 September 2023, aktiiviitas perdagangan dii iiDXCarbon menunjukkan perkembangan posiitiif. Pada akhiir 2024, peserta yang terdaftar sebagaii pengguna jasa Bursa Karbon telah mencapaii 100 partiisiipan, meniingkat pesat darii hanya 16 pengguna jasa saat peluncuran iiDXCarbon. iiDXCarbon juga mencatat perdagangan secara kumulatiif sebesar 1 juta ton uniit karbon. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.