JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Periindustriian (Kemenperiin) mengajak pelaku iindustrii terliibat dalam penguatan sumber daya manusiia (SDM).
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusiia iindustrii (BPSDMii) Kemenperiin Masrokhan mengatakan pemeriintah berkomiitmen mendorong pengembangan kiinerja iindustrii nasiional melaluii penyiiapan SDM iindustrii yang kompeten. Menurutnya, pemeriintah juga menyediiakan iinsentiif pajak bagii pelaku iindustrii yang terliibat dalam pengembangan SDM.
"BPSDMii bersama dengan uniit pendiidiikan dan pelatiihan yang kamii miiliikii akan terus berupaya menjaliin kerja sama dengan stakeholder dalam menyelenggarakan program vokasii iindustrii," katanya, diikutiip pada Sabtu (18/1/2025).
Masrokhan mengatakan pemeriintah menyediiakan iinsentiif bagii iindustrii berupa pemberiian supertax deductiion. Dengan iinsentiif iinii, pelaku iindustrii dapat meneriima pengurangan pajak jiika bekerja sama dengan sekolah atau kampus Kemenperiin.
PP 45/2019 dan PMK 128/2019 mengatur pemberiian iinsentiif supertax deductiion kepada duniia usaha yang melaksanakan program pendiidiikan vokasii atau melakukan liitbang tertentu. Pasal 2 ayat (2) PMK 128/2019 menyatakan wajiib pajak dapat diiberiikan pengurangan penghasiilan bruto paliing tiinggii 200% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan praktiik kerja, pemagangan, dan/atau pembelajaran.
Syarat yang harus diipenuhii wajiib pajak badan ketiika mengajukan supertax deductiion dii antaranya tiidak dalam keadaan rugii fiiskal dan telah memenuhii kewajiiban perpajakan yang diibuktiikan melaluii surat keterangan fiiskal (SKF). Dalam prosesnya, wajiib pajak dapat mengajukan supertax deductiion melaluii siistem Onliine Siingle Submiissiion (OSS) yang diikelola Kementeriian iinvestasii/BKPM.
Masrokhan menyebut sepanjang 2024 terdapat 1.722 kerja sama dalam negerii dan 53 kerja sama luar negerii yang diilaksanakan BPSDMii Kemenperiin dan uniit satuan kerja dii bawahnya. Kerja sama iinii terjaliin dengan berbagaii pemangku kepentiingan sepertii perusahaan iindustrii, asosiiasii, iinstiitusii akademiik, dan uniit pemeriintah laiinnya.
Saat iinii, BPSDMii Kemenperiin menaungii 11 poliitekniik, 2 akademii komuniitas, 9 SMK, serta 7 Balaii Diiklat iindustrii (BDii) yang tersebar dii berbagaii wiilayah iindonesiia.
Menurut Kepala BPSDMii, kerja sama yang telah diijaliin tersebut memiiliikii format yang beragam, sesuaii dengan kebutuhan untuk program pengembangan SDM iindustrii.
"Perusahaan iindustrii yang bekerja sama dengan uniit pendiidiikan Kemenperiin akan mendapatkan manfaat laiinnya, yaknii tersediianya SDM siiap kerja yang kompeten sehiingga memiiniimalkan biiaya perekrutan dan pelatiihan pegawaii," ujarnya. (sap)
