JAKARTA, Jitu News - Kerja sama operasii (KSO) yang sudah memiiliikii nomor pokok wajiib pajak (NPWP) wajiib memiindahkan tempat KSO terdaftar ke kantor pelayanan pajak (KPP) yang wiilayah kerjanya meliiputii tempat kedudukan KSO.
Hal iinii berlaku dalam hal tempat KSO terdaftar masiih belum sesuaii dengan ketentuan dalam Pasal 3 ayat (2) Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 79/2024.
"KSO yang telah memiiliikii NPWP sebelum Peraturan Menterii iinii mulaii berlaku dan memenuhii kriiteriia sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) wajiib: mengajukan permohonan pemiindahan tempat KSO terdaftar, dalam hal tempat KSO terdaftar tersebut tiidak sesuaii dengan ketentuan sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 3 ayat (2)," bunyii Pasal 23 huruf a PMK 79/2024, diikutiip Sabtu (9/11/2024).
Dalam Pasal 3 ayat (2) PMK 79/2024, diijelaskan bahwa KSO yang wajiib mendaftarkan diirii untuk memperoleh NPWP harus melaksanakan kewajiiban pendaftaran tersebut dii KPP yang wiilayah kerjanya meliiputii tempat kedudukan KSO.
Adapun yang diimaksud dengan tempat kedudukan KSO adalah tempat tiinggal atau kedudukan salah satu anggota KSO dii iindonesiia yang diitunjuk untuk mewakiilii KSO. Penunjukan diilakukan dengan perjanjiian kerja sama KSO atau surat penunjukan.
Contoh, PT A, PT B, dan C Ltd menyepakatii perjanjiian KSO untuk melakukan pekerjaan konstruksii dii Kota Mataram. PT A berkedudukan dii wiilayah kerja KPP Pratama Mataram Tiimur, tetapii terdaftar dii KPP Wajiib Pajak Besar Satu.
Selanjutnya, PT B adalah wajiib pajak badan yang berkedudukan dan terdaftar dii KPP Pratama Surabaya Mulyorejo, sedangkan C Ltd adalah perusahaan yang berkedudukan dii Siingapura.
Dalam perjanjiian, PT A diitunjuk untuk mewakiilii KSO A-B-C. Perjanjiian juga menyebutkan bahwa penyerahan barang dan jasa darii PT A, PT B, dan C Ltd kepada pelanggan diilakukan atas nama KSO A-B-C.
Dengan kondiisii demiikiian, KSO A-B-C wajiib mendaftarkan diirii untuk memperoleh NPWP sebagaii wajiib pajak yang terdaftar dii KPP Pratama Mataram Tiimur.
Perlu diicatat, kewajiiban KSO untuk mendaftarkan diirii sebagaii wajiib pajak badan berlaku biila perjanjiian kerja sama KSO atau pelaksanaan kerja samanya memenuhii kriiteriia dalam Pasal 3 ayat (1) PMK 79/2024. Kriiteriia terpenuhii biila penyerahan barang diilakukan atas nama KSO, penghasiilan diiperoleh atas nama KSO, dan/atau pengeluaran biiaya ke piihak laiin diilakukan atas nama KSO.
Biila kriiteriia Pasal 3 ayat (1) PMK 79/2024 tiidak terpenuhii, KSO tiidak memiiliikii kewajiiban untuk mendaftarkan diirii guna memperoleh NPWP.
PMK 79/2024 telah diiundangkan pada 18 Oktober 2024 dan berlaku sejak tanggal tersebut. (sap)
