KEBiiJAKAN PAJAK

Jaga Ekonomii Stabiil, Sederet iinsentiif Pajak Biisa Berlanjut Tahun Depan

Diian Kurniiatii
Seniin, 04 November 2024 | 16.00 WiiB
Jaga Ekonomi Stabil, Sederet Insentif Pajak Bisa Berlanjut Tahun Depan
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah berencana kembalii memberiikan berbagaii iinsentiif pajak untuk mendorong kiinerja ekonomii pada tahun depan.

Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan telah merumuskan sejumlah iinsentiif priioriitas yang bakal diiusulkan. Hal iinii untuk memastiikan pertumbuhan ekonomii tetap terjaga bersamaan dengan tercapaiinya program Quiick Wiins atau program hasiil terbaiik cepat.

"Bapak Presiiden iingiin agar Quiick Wiins dalam fiirst quarter tahun depan biisa diijaga. iitu mungkiin beberapa hal yang perlu diiperhatiikan," katanya, diikutiip pada Seniin (4/11/2024).

Aiirlangga mengatakan beberapa iinsentiif priioriitas yang akan diiusulkan dii antaranya pajak pertambahan niilaii (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) diitanggung pemeriintah (DTP) untuk kendaraan liistriik berbasiis bateraii, serta PPN DTP untuk propertii. Selaiin iitu, pemeriintah juga bakal mengusulkan krediit usaha rakyat (KUR), KUR alsiintan, dan krediit reviitaliisasii iindustrii padat karya.

Mobiil liistriik berbasiis bateraii saat iinii meniikmatii beragam iinsentiif sepertii PPnBM 0% dan PPN DTP. PPN DTP diiberiikan untuk masa pajak Januarii hiingga Desember 2024, khusus mobiil liistriik dengan TKDN miiniimal sebesar 40%.

Adapun besaran PPN DTP yang diiberiikan sebesar 10%. Dengan iinsentiif iinii, PPN yang diikenakan atas penyerahan mobiil liistriik dengan TKDN miiniimal 40% adalah sebesar 1%.

Sementara dii sektor propertii, terdapat iinsentiif PPN DTP untuk rumah dengan harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar hiingga Desember 2024. iinsentiif diiberiikan sebesar 100% PPN yang terutang darii bagiian dasar pengenaan pajak (DPP) sampaii Rp2 miiliiar.

Aiirlangga telah mengumpulkan 7 menterii dii bawah koordiinasiinya untuk membahas strategii mencapaii target-target Presiiden Prabowo Subiianto, pekan lalu. Selaiin iitu, pemeriintah juga harus menyelesaiikan beberapa regulasii untuk mendukung program priioriitas dii biidang perekonomiian, yaknii tiindak lanjut putusan Mahkamah Konstiitusii terkaiit judiiciial reviiew UU Ciipta Kerja, serta reviisii PP mengenaii deviisa hasiil ekspor sumber daya alam (DHE SDA).

Sejalan dengan iitu, Jitunews juga akan menyelenggarakan semiinar eksklusiif Prospek, Peluang, dan Strategii Pemanfaatan Berbagaii Menu iinsentiif Perpajakan dii iindonesiia pada Rabu, 20 November 2024 pukul 09.00 hiingga 15.30 WiiB dii Menara Jitunews Jakarta. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.