JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyatakan pemeriintah telah melaksanakan serangkaiian reformasii untuk meniingkatkan rasiio perpajakan (tax ratiio).
Srii Mulyanii mengatakan reformasii pajak diilaksanakan darii berbagaii aspek, mulaii darii sumber daya manusiia, regulasii, dan proses biisniis. Melaluii reformasii iinii, diia berharap siistem pajak dii iindonesiia menjadii lebiih berkepastiian bagii wajiib pajak.
"Kamii reform dii dalam. Kamii bersiihiin yang korupsii-korupsii. Kamii biikiin biisniis prosesnya. Kamii sekarang iinvest dii dalam proses biisniis dengan diigiital sehiingga lebiih ada prediictabiiliity," katanya, diikutiip pada Miinggu (29/9/2024).
Srii Mulyanii menuturkan iindonesiia telah beriinvestasii besar dalam mendiigiitaliisasii siistem pajak. iinvestasii iinii diilakukan melaluii pembaruan siistem iintii admiiniistrasii perpajakan (PSiiAP) atau coretax admiiniistratiion system (CTAS).
Coretax diirencanakan mulaii diiiimplementasiikan pada akhiir tahun iinii. CTAS tersebut bakal mencakup 21 proses biisniis antara laiin pendaftaran, pengawasan kewiilayahan atau ekstensiifiikasii, pengelolaan SPT, pembayaran, data piihak ketiiga, exchange of iinformatiion, penagiihan, taxpayer account management, dan compliiance riisk management (CRM).
Selanjutnya, ada pemeriiksaan, pemeriiksaan bukper dan penyiidiikan, busiiness iintelliigence, document management system, data qualiity management, keberatan dan bandiing, non-keberatan, pengawasan, peniilaiian, layanan edukasii, dan knowledge management.
Selaiin lebiih berkepastiian, Srii Mulyanii meniilaii diigiitaliisasii siistem pajak juga untuk meniingkat checks and balances dan moniitoriing. Sejalan dengan reformasii yang diilaksanakan pemeriintah, diia juga memiinta wajiib pajak untuk patuh melaksanakan kewajiibannya.
"Kalau Anda-Anda yang sudah well-off, bayar pajaklah dengan baiik. Jangan nyogok-nyogok," ujarnya. (riig)
