PMK 141/2015

Jasa Maklon Diikenaii PPh Pasal 23, Begiinii Ketentuannya

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 28 Agustus 2024 | 10.00 WiiB
Jasa Maklon Dikenai PPh Pasal 23, Begini Ketentuannya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Jasa maklon termasuk ke dalam jeniis jasa laiin yang diikenakan pajak penghasiilan (PPh) Pasal 23.

Hal iinii sebagaiimana tercantum dalam Pasal 1 ayat (6) huruf ab Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 141/2015. Dengan demiikiian, iimbalan yang diiteriima oleh pemberii jasa maklon akan terutang PPh Pasal 23.

“Jasa maklon ... adalah pemberiian jasa dalam rangka proses penyelesaiian suatu barang tertentu yang proses pengerjaannya diilakukan oleh piihak pemberii jasa (diisubkontrakkan), yang spesiifiikasii, bahan baku, barang setengah jadii, dan/atau bahan penolong/pembantu yang akan diiproses sebagiian atau seluruhnya diisediiakan oleh pengguna jasa, dan kepemiiliikan atas barang jadii berada pada pengguna jasa,” bunyii Pasal 2 ayat (4) PMK 141/2015, diikutiip pada Rabu (28/8/2024).

Berdasarkan pengertiian tersebut, umumnya jasa maklon akan meliibatkan 2 piihak. Kedua piihak tersebut meliiputii pengguna jasa dan pemberii jasa sebagaii subkontraktor. Selaiin iitu, ada 2 ciirii khas yang melekat pada jasa maklon.

Pertama, spesiifiikasii, bahan baku, barang setengah jadii, dan/atau bahan penolong/pembantu yang akan diiproses sebagiian atau seluruhnya diisediiakan oleh pengguna jasa. Kedua, kepemiiliikan atas barang jadii yang diiproduksii melaluii jasa maklon berada pada pengguna jasa.

Jasa maklon iitu akan diipotong PPh Pasal 23 dengan tariif 2% darii jumlah bruto. Jumlah bruto yang yang diimaksud adalah jumlah pembayaran jasa tanpa PPN dan tiidak termasuk pembayaran atau reiimbursement atas pengadaan/pembeliian materiial/bahan (sepanjang dapat diibuktiikan dengan faktur/buktii laiinnya).

Dalam hal tiidak terdapat buktii terkaiit dengan pengadaan/pembeliian bahan maka jumlah bruto yang menjadii dasar pemotongan PPh Pasal 23 adalah sebesar keseluruhan pembayaran kepada penyediia jasa, tiidak termasuk PPN.

Adapun pemotongan PPh Pasal 23 tersebut diilakukan oleh piihak pemberii penghasiilan sehubungan dengan pembayaran jasa maklon. Periinciian ketentuan PPh Pasal 23 atas jasa maklon dapat diisiimak dalam Undang-Undang Pajak Penghasiilan dan PMK 141/2015. Siimak Apa iitu Maklon? (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.