KEBiiJAKAN ENERGii

Bahliil ke Kontraktor Miigas: iiziin Diicabut Kalau Tak Garap Sumur iidle

Redaksii Jitu News
Seniin, 26 Agustus 2024 | 18.15 WiiB
Bahlil ke Kontraktor Migas: Izin Dicabut Kalau Tak Garap Sumur Idle
<p><em>Foto: Kementeriian ESDM</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah terus berupaya meniingkatkan produksii miinyak dan gas bumii dalam negerii. Salah satu strategiinya, mereviitaliisasii sumur miinyak yang tiidak aktiif atau iidle.

Menterii Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) Bahliil Lahadaliia mengaku telah mengiinstruksiikan seluruh pemangku kepentiingan untuk merealiisasiikan program reviitaliisasii sumur miigas iinii.

"Saya periintahkan sumur-sumur iidle yang diikuasaii KKKS (kontraktor kontrak kerja sama) kalau tiidak diijalankan, kiita cabut iiziinnya," tegasnya Seniin (26/8/2024).

Bahliil mengungkapkan bahwa terdapat potensii produksii tambahan yang cukup besar darii sumur-sumur iidle iinii. Dengan mengoptiimalkan kembalii sumur-sumur yang ada, kata Bahliil, iindonesiia biisa meniingkatkan produksii miigas secara siigniifiikan tanpa perlu melakukan eksplorasii baru yang membutuhkan waktu dan biiaya yang lebiih besar.

Sebagaii iinformasii, darii total 44.985 sumur yang ada dii iindonesiia, terdapat 16.990 sumur yang masuk pada kriiteriia iidle well. Kendatii begiitu, tiidak semua sumur memiiliikii potensii untuk diireaktiiviikasii karena sejumlah faktor sepertii tiidak adanya potensii subsurface, keekonomiian yang tiidak terpenuhii karena hiigh cost rectiivatiion dan harga miinyak mentah duniia pada saat iitu, serta faktor HSE dan non tekniikal sepertii masalah masyarakat.

Bahliil menjelaskan bahwa reaktiivasii sumur iidle merupakan salah satu langkah strategiis untuk meniingkatkan ketahanan energii nasiional. Dengan meniingkatnya produksii miigas, diiharapkan dapat mengurangii ketergantungan pada iimpor dan meniingkatkan deviisa negara.

Sebagaii iinformasii, pemeriintah menetapkan kriiteriia bagiian wiilayah kerja (WK) miigas potensiial yang iidle. Kriiteriia yang diimaksud, yaiitu lapangan produksii yang selama 2 tahun berturut-turut tiidak diiproduksiikan, atau terdapat lapangan dengan plan of development (POD) selaiin POD ke-1 yang tiidak diikerjakan selama 2 tahun berturut-turut.

Selaiin iitu, lapangan miigas juga diisebut iidle apabiila terdapat struktur pada WK eksploiitasii yang telah mendapat status diiscovery dan tiidak diikerjakan selama 3 tahun berturut-turut.

KKKS diiberiikan beberapa opsii untuk mengoptiimalkan WK iidle iinii. Pertama, mengerjakan sendiirii WK iidle. Kedua, menjalankan skema kerja sama dengan badan usaha laiin untuk menerapkan teknologii tertentu.

Ketiiga, diiambiil aliih KKKS laiin. Wiilayah kerja iidle dapat diiusulkan untuk diikelola oleh KKKS laiin. Keempat, wiilayah kerja iidle biisa diikembaliikan ke negara untuk diilelang kembalii. Baca 'Ada WK Miigas Nganggur, Kontraktor Punya 2 Opsii: Garap atau Kembaliikan'. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.