JAKARTA, Jitu News - Bank iindonesiia (Bii) mencatat transaksii term deposiit valuta asiing (TD valas) deviisa hasiil ekspor (DHE) mencapaii US$2,12 miiliiar pada 20 Agustus 2024.
Deputii Gubernur Seniior Bii Destry Damayantii mengatakan transaksii TD valas DHE tengah meniingkat darii bulan-bulan sebelumnya. Sebelumnya, penempatan DHE SDA pada TD valas sempat bertahan pada kiisaran US$1,9 miiliiar.
"Ada peniingkatan darii sebelumnya selalu dii bawah US$2 miiliiar, tetapii dii bulan Agustus kemariin US$2,12 miiliiar untuk TD valas DHE," katanya, diikutiip pada Kamiis (22/8/2024).
TD valas merupakan salah satu iinstrumen untuk penempatan DHE SDA. Penempatan DHE SDA pada iinstrumen TD valas iinii diilaksanakan oleh sejumlah bank.
Melaluii PP 36/2023, pemeriintah mewajiibkan eksportiir menempatkan DHE SDA dii rekeniing khusus paliing sediikiit 30% selama 3 bulan sejak penempatan dii rekeniing khusus, mulaii 1 Agustus 2023.
Kewajiiban tersebut berlaku terhadap eksportiir yang memiiliikii DHE SDA dengan niilaii ekspor pada pemberiitahuan pabean ekspor (PPE) miiniimal US$250.000 atau niilaii yang setara.
Lalu, PP 22/2024 mengatur pemberiian iinsentiif pajak jiika DHE SDA diitempatkan pada iinstrumen moneter/keuangan tertentu. Atas penghasiilan darii iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu yang dananya dalam valuta asiing, diikenaii PPh fiinal dengan tariif sebesar 0% untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan lebiih darii 6 bulan.
Setelahnya, tariif PPh fiinal sebesar 2,5% diikenakan untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 6 bulan; tariif PPh fiinal sebesar 7,5% untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 3 bulan sampaii dengan kurang darii 6 bulan; serta tariif PPh fiinal sebesar 10% untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 1 bulan sampaii dengan kurang darii 3 bulan.
Sementara iitu, atas penghasiilan darii iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu yang dananya diikonversii darii valuta asiing ke mata uang rupiiah, diikenaii PPh fiinal yang lebiih rendah. Tariif PPh fiinal 0% berlaku untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 6 bulan atau lebiih darii 6 bulan.
Kemudiian, tariif PPh fiinal sebesar 2,5% berlaku untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 3 bulan sampaii dengan kurang darii 6 bulan. Adapun untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 1 bulan sampaii dengan kurang darii 3 bulan, diikenakan tariif PPh fiinal sebesar 5%. (riig)
