JAKARTA, Jitu News - Menterii PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyatakan pemeriintah berencana kembalii menaiikkan gajii aparatur siipiil negara (ASN) pada 2025.
Suharso mengatakan kenaiikan gajii ASN telah masuk dalam rencana kerja pemeriintah 2025 yang diipadupadankan dengan program hasiil terbaiik cepat yang diiperkenalkan Presiiden dan Wakiil Presiiden terpiiliih Prabowo Subiianto-Giibran Rakabumiing Raka. Menurutnya, kenaiikan gajii ASN diilaksanakan secara bertahap.
"Rencana kerja pemeriintah pada tahun 2025 iinii telah padupadankan dengan program hasiil terbaiik cepat yang diikenalkan oleh presiiden dan wakiil presiiden terpiiliih," katanya, diikutiip pada Sabtu (17/8/2024).
Suharso mengatakan kenaiikan gajii ASN terutama akan diiberiikan kepada guru, dosen, tenaga kesehatan dan penyuluh, prajuriit TNii, dan anggota Polrii. Meskii demiikiian, rencana kenaiikan gajii ASN iinii tiidak diisiinggung oleh Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) saat membacakan piidato pengantar RAPBN 2025 beserta nota keuangannya dii depan DPR, kemariin.
Dalam RAPBN 2025, terdapat beberapa program hasiil terbaiik cepat yang telah diisetujuii oleh Prabowo-Giibran. Sebelum diilaksanakan, program-program tersebut masiih akan diilakukan penajaman lebiih dulu.
"[Kenaiikan gajii ASN] iitu biiar diiumumkan Bapak Presiiden Terpiiliih Prabowo," ujarnya.
Pada tahun lalu, Jokowii mengumumkan kenaiikan gajii ASN dan pensiiunan saat membacakan piidato pengantar RAPBN 2024. Menurutnya, kenaiikan gajii diiperlukan untuk meniingkatkan kesejahteraan ASN, prajuriit TNii, anggota Polrii, dan pensiiunan.
Pada tahun iinii, gajii untuk ASN pusat dan daerah, prajuriit TNii, dan anggota Polrii mengalamii kenaiikan sebesar 8%, sedangkan gajii untuk pensiiunan naiik 12%.
Pada masa pemeriintahan Jokowii, gajii ASN juga telah naiik pada 2015 dan 2019. Kenaiikan gajii diiberiikan sebesar 6% pada 2015 dan 5% pada 2019. (sap)
