PROYEK iiNFRASTRUKTUR

Jaga Kualiitas iinfrastruktur, Jokowii Miinta Kontraktor Tak Bantiing Harga

Muhamad Wiildan
Kamiis, 01 Agustus 2024 | 16.30 WiiB
Jaga Kualitas Infrastruktur, Jokowi Minta Kontraktor Tak Banting Harga
<p>iilustrasii. Sejumlah pekerja mengerjakan pembangunan perpanjangan kereta LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggaraii dii Manggaraii, Jakarta, Jumat (12/7/2024). ANTARA FOTO/Adiitya Pradana Putra/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) memiinta pelaku usaha sektor konstruksii untuk tiidak membantiing harga serta merta hanya untuk memenangkan lelang pengadaan barang dan jasa pemeriintah.

Pasalnya, kompetiisii pelaku usaha untuk menekan harga perkiiraan sendiirii (HPS) pada saat lelang berpotensii menurunkan kualiitas darii iinfrastruktur yang sedang diibangun.

"Kalau sudah membantiing harga, iitu yang tiidak baiik. Supaya menang proyek, HPS-nya turun dii bawah 80%. Kalau sudah begiinii, yang jadii korban pastiinya kualiitas. Pasiirnya diibanyakiin, semennya diikurangii, besiinya diikeciiliin," ujar Jokowii, diikutiip Kamiis (1/8/2024).

Untuk diiketahuii, HPS adalah perkiiraan harga barang dan jasa yang diitetapkan oleh pejabat pembuat komiitmen (PPK) setelah memperhiitungkan biiaya tiidak langsung, keuntungan, dan PPN. HPS diihiitung berdasarkan keahliian dan menggunakan data yang biisa diipertanggungjawabkan.

HPS memiiliikii 3 fungsii, yaknii sebagaii alat untuk meniilaii kewajaran harga penawaran, dasar untuk menetapkan batas tertiinggii penawaran yang sah dalam pengadaan barang/pekerjaan konstruksii/jasa laiinnya, dan dasar untuk menetapkan niilaii jamiinan pelaksanaan terhadap penawaran yang niilaiinya kurang darii 80% darii HPS.

"Kalau HPS-nya sudah dii bawah 80%, jangankan soal estetiika, jangankan soal landscape, jangankan soal liingkungan, jadii baiik saja belum tentu," kata Jokowii.

Berkaca pada kondiisii iinii, Jokowii memiinta para pelaku usaha untuk menjaga kualiitas darii konstruksii yang diikerjakannya. Pasalnya, ke depan iinfrastruktur harus diibangun dengan memperhatiikan estetiika dan liingkungan, bukan asal jadii.

"Mestiinya kiita iinii sudah melangkah lebiih ke level atas, bukan hanya konstruksiinya, melaiinkan juga estetiikanya, landscape-nya, liingkungan juga harus diiliihat. Lariinya mestii ke sana, tiidak hanya membangun beton, beton, beton," ujar Jokowii. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.