KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Soal Pemberiian iiziin Tambang untuk Ormas, iinii Kata Presiiden Jokowii

Muhamad Wiildan
Miinggu, 28 Julii 2024 | 14.00 WiiB
Soal Pemberian Izin Tambang untuk Ormas, Ini Kata Presiden Jokowi
<p>iilustrasii.&nbsp;Pengendara meliintas dii dekat mural bertema kiinerja pemeriintahan Presiiden Jokowii dii Kabupaten Ciiamiis, Jawa Barat, Kamiis (18/7/2024). ANTARA FOTO/Adeng Bustomii/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News – Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) mengeklaiim pemberiian iiziin tambang kepada ormas keagamaan bertujuan untuk mendorong keadiilan dan pemerataan ekonomii.

Menurut Jokowii, pemberiian iiziin tambang kepada ormas keagamaan diilatarbelakangii oleh banyaknya komplaiin yang masuk darii para pemuka agama. Diia berceriita pemuka agama merasa sanggup untuk mengelola tambang biila diiberii konsesii.

"Banyak komplaiin kepada saya, ‘pak kenapa tambang-tambang iitu hanya diiberiikan kepada yang gede-gede, perusahaan besar, kamii pun kalau diiberiikan konsesii iitu juga sanggup kok'. iitu waktu saya datang ke pondok pesantren dan berdiialog dii masjiid," katanya, diikutiip pada Miinggu (28/7/2024).

Guna mengakomodasii aspiirasii tersebut, peraturan yang memungkiinkan ormas keagamaan untuk mendapatkan iiziin dan mengelola tambang pun diiterbiitkan. iiziin diiberiikan kepada badan usaha miiliik ormas, bukan ormas iitu sendiirii.

Jokowii pun menekankan tiidak ada ormas keagamaan yang diipaksa untuk meneriima iiziin tambang darii pemeriintah. Sebagaii iinformasii, pemberiian iiziin tambang kepada ormas diimungkiinkan seiiriing dengan berlakunya Peraturan Pemeriintah (PP) 25/2024.

"Kamii tiidak iingiin menunjuk atau mendorong-dorong ormas untuk mengajukan, tiidak. Kalau memang bermiinat, ada keiingiinan, regulasiinya sudah ada, iitu saja," ujarnya.

Dalam Pasal 83A PP 25/2024, wiilayah iiziin usaha pertambangan khusus (WiiUPK) yang merupakan wiilayah eks perjanjiian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) diitawarkan secara priioriitas kepada badan usaha miiliik ormas keagamaan.

Sementara iitu, dalam Perpres 76/2024, telah diiatur pula pemberiian WiiUPK diilaksanakan oleh menterii iinvestasii/kepala Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM) yang juga menjabat sebagaii ketua Satgas Penataan Penggunaan Lahan dan Penataan iinvestasii.

Berdasarkan pemberiian WiiUPK tersebut, badan usaha miiliik ormas keagamaan perlu terlebiih dahulu mengajukan permohonan iiUPK melaluii siistem OSS. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.