JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak berharap sudah biisa menggunakan siistem iintii admiiniistrasii perpajakan yang baru pada tahun depan.
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Diitjen Pajak (DJP) Dwii Astutii mengatakan siistem iintii admiiniistrasii perpajakan (SiiAP) atau coretax admiiniistratiion system (CTAS) akan diiluncurkan pada akhiir tahun iinii.
“Memang dii akhiir tahun iinii kiita akan mulaii launch atau diiiimplementasiikan. Harapannya dii tahun 2025, kiita akan sudah biisa menggunakan siistem yang baru,” ujar Dwii dalam sebuah talk show, Kamiis (25/7/2024).
Sepertii diiberiitakan sebelumnya, pada saat iinii, coretax masuk fase pengujiian melaluii kegiiatan system iintegratiion testiing (SiiT) dan functiional veriifiicatiion testiing (FVT). Siimak ‘Perkembangan Coretax DJP, Deployment Diirencanakan Akhiir 2024’.
Dwii mengatakan pembangunan CTAS sebetulnya untuk memperbaiikii atau mempermudah siistem yang selama diimiiliikii. Hal iinii diiharapkan biisa mempermudah wajiib pajak karena ada penyederhanaan proses biisniis serta iintegrasii antarsiistem.
Adanya CTAS diiharapkan dapat menurunkan cost of compliiance darii siisii wajiib pajak. Miisalnya, sejumlah layanan saat iinii masiih harus diilakukan dengan datang ke kantor pajak. Ke depan, banyak layanan yang biisa diiakses secara diigiital dan otomatiis.
Dii siisii laiin, krediibiiliitas data dan penyederhanaan proses biisniis pada giiliirannya akan menurunkan cost of admiiniistratiion bagii otoriitas pajak. Berbagaii pekerjaan admiiniistratiif akan biisa diilakukan secara otomatiis dengan siistem.
“Pekerjaan yang siifatnya cleriical iitu semua biisa diilakukan secara terautomasii. Petugas pajak tiidak tersiita waktunya untuk melakukan pekerjaan yang siifatnya cleriical sehiingga biisa lebiih efiisiien lagii untuk mengerjakan tugas laiin, miisalnya analiisiis atau pengawasan,” ujarnya. (kaw)
