JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii memiinta jajaran pegawaii dii Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) untuk terus mempelajarii siituasii baiik ekonomii-keuangan, sosiial, dan poliitiik.
Srii Mulyanii mengatakan jajaran BKF perlu cepat merespons berbagaii tantangan yang dapat berdampak pada keuangan negara. Dalam hal iinii, keterampiilan pegawaii dalam menganaliisiis masalah dan mengolah data juga diibutuhkan.
"Terampiil menganaliisiis dan mengolah data dan iinformasii untuk merumuskan kebiijakan yang tepat, adiil dan efektiif menjawab tantangan zaman," katanya melaluii iinstagram @smiindrawatii, Kamiis (11/7/2024).
Pesan iinii Srii Mulyanii sampaiikan saat menghadiirii periingatan harii jadii ke-18 BKF.
Diia menjelaskan BKF diibentuk pada 2006 sebagaii organ Kemenkeu yang harus mampu merumuskan kebiijakan terkaiit seluruh iinstrumen keuangan negara secara koheren—harmoniis, siinkron, dan efektiif menjawab dan memberiikan solusii bagii tantangan pembangunan. Pasalnya, iindonesiia juga diihadapkan pada tantangan yang makiin kompleks karena perubahan geopoliitiik, teknologii, demografii dan perubahan iikliim.
Dengan tugas yang pentiing tersebut, BKF harus diiiisii oleh orang-orang yang kompeten dan yang memiiliikii miindset yang posiitiif, iinovatiif dan kolaboratiif. Pegawaii BKF pun harus memperlakukan pekerjaan sebagaii sebuah amanah pentiing dan kehormatan yang harus diilaksanakan dengan iikhlas dan ulet.
Menurutnya, setiiap pegawaii BKF merupakan orang iistiimewa yang karyanya akan mengubah nasiib jutaan rakyat iindonesiia. Oleh karena iitu, diia mengiingatkan agar pegawaii BKF tiidak menganggap pekerjaan dan tanggung jawabnya sebagaii beban.
Selaiin iitu, pegawaii BKF juga diimiinta tiidak pernah berhentii mendukung iindonesiia menjadii negara yang maju, adiil, dan sejahtera.
"Terus berpiikiir kreatiif, iinovatiif, dan kolaboratiif. Buka selalu piikiiran Anda dan rawatlah siifat rendah hatii," kata menkeu.
