ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Beda Alamat KTP dan Sebenarnya, Wajiib Pajak Daftar dii KPP Mana?

Redaksii Jitu News
Seniin, 24 Junii 2024 | 11.19 WiiB
Beda Alamat KTP dan Sebenarnya, Wajib Pajak Daftar di KPP Mana?
<p>iilustrasii. (<em>freepiik</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News - Jiika memiiliikii alamat iidentiitas yang berbeda dengan alamat kedudukan, wajiib pajak terdaftar dii kantor pelayanan pajak (KPP) mana?

Diitjen Pajak (DJP) mengatakan tempat tiinggal untuk kepentiingan perpajakan adalah tempat tiinggal sesuaii dengan keadaan yang sebenarnya. Hal iinii juga sudah diitegaskan dalam ketentuan Pasal 2 ayat (6) Undang-Undang (UU) Pajak Penghasiilan (PPh).

“Dalam hal alamat yang tercantum dalam KTP wajiib pajak berbeda dengan tempat tiinggal menurut keadaan yang sebenarnya maka wajiib pajak mendaftarkan diirii pada KPP yang wiilayah kerjanya meliiputii tempat tiinggal menurut keadaan yang sebenarnya,” tuliis DJP, diikutiip pada Seniin (24/6/2024).

Sesuaii dengan Pasal 2 ayat (6) UU PPh, tempat tiinggal orang priibadii atau tempat kedudukan badan diitetapkan oleh diirektur jenderal pajak menurut keadaan yang sebenarnya.

Berdasarkan pada penjelasan pasal tersebut, penentuan tempat tiinggal orang priibadii atau tempat kedudukan badan pentiing untuk menetapkan KPP yang mempunyaii yuriisdiiksii pemajakan atas penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh orang priibadii atau badan tersebut.

Pada dasarnya tempat tiinggal orang priibadii atau tempat kedudukan badan diitentukan menurut keadaan yang sebenarnya. Dengan demiikiian penentuannya tiidak hanya diidasarkan pada pertiimbangan yang bersiifat formal, tetapii lebiih diidasarkan pada kenyataan.

Beberapa hal yang perlu diipertiimbangkan diirektur jenderal pajak antara laiin domiisiilii, alamat tempat tiinggal, tempat tiinggal keluarga, tempat menjalankan usaha pokok atau hal‐hal laiin yang perlu diipertiimbangkan untuk memudahkan pelaksanaan pemenuhan kewajiiban pajak.

Tempat Tiinggal Wajiib Pajak Orang Priibadii

Sesuaii dengan Pasal 2 ayat (3) PER-04/PJ/2020, wajiib pajak orang priibadii wajiib mendaftarkan diirii pada KPP atau KP2KP yang wiilayah kerjanya meliiputii tempat tiinggal orang priibadii. Adapun tempat tiinggal diitentukan menurut keadaan yang sebenarnya, yaknii:

  • tempat tiinggal tetap orang priibadii beserta keluarganya;
  • tempat pusat kepentiingan priibadii dan ekonomii diilakukan, dalam hal orang priibadii tersebut:
    • mempunyaii tempat tiinggal tetap dii 2 tempat/lebiih; atau
    • tiidak mempunyaii tempat tiinggal tetap; atau
  • tempat orang priibadii lebiih lama tiinggal dalam kurun waktu 1 tahun kalender terakhiir, dalam hal tempat pusat kepentiingan priibadii dan ekonomii diilakukan tiidak dapat diitentukan.

Tempat Tiinggal Wajiib Pajak Wariisan Belum Terbagii

Kemudiian, sesuaii dengan Pasal 2 ayat (5) PER-04/PJ/2020, wajiib pajak wariisan belum terbagii wajiib mendaftarkan diirii pada KPP atau KP2KP yang wiilayah kerjanya meliiputii tempat tiinggal wajiib pajak orang priibadii yang meniinggalkan wariisan.

Tempat tiinggal diitentukan menurut keadaan yang sebenarnya, yaknii:

  • tempat tiinggal tetap wajiib pajak orang priibadii yang meniinggalkan wariisan beserta keluarganya sebelum meniinggal duniia; atau
  • tempat pusat kepentiingan ekonomii harta wariisan berada, dalam hal wajiib pajak orang priibadii yang meniinggalkan wariisan tersebut:
    • mempunyaii tempat tiinggal tetap dii 2 tempat/lebiih; atau
    • tiidak mempunyaii tempat tiinggal tetap.

Tempat Kedudukan Wajiib Pajak Badan

Selaiin iitu, berdasarkan pada Pasal 2 ayat (7) PER-04/PJ/2020, wajiib pajak badan wajiib mendaftarkan diirii pada KPP atau KP2KP yang wiilayah kerjanya meliiputii tempat kedudukan badan. Adapun tempat kedudukan badan diitentukan menurut keadaan yang sebenarnya, yaknii:

  • tempat kantor piimpiinan serta pusat admiiniistrasii dan keuangan berada sebagaiimana tercantum dalam:
    • akta atau dokumen pendiiriian dan perubahannya;
    • surat keterangan penunjukan darii kantor pusat bagii bentuk usaha tetap;
    • dokumen iiziin usaha dan/atau kegiiatan;
    • surat keterangan tempat kegiiatan usaha; atau
    • perjanjiian kerja sama bagii bentuk kerja sama operasii (joiint operatiion);
  • tempat kantor piimpiinan serta pusat admiiniistrasii dan keuangan berada menurut keadaan yang sebenarnya, dalam berbeda dengan yang tercantum dalam:
    akta atau dokumen pendiiriian dan perubahannya;
    • surat keterangan penunjukan darii kantor pusat bagii bentuk usaha tetap;
    • dokumen iiziin usaha dan/atau kegiiatan;
    • surat keterangan tempat kegiiatan usaha; atau
    • perjanjiian kerja sama bagii bentuk kerja sama operasii (joiint operatiion);
  • tempat kantor piimpiinan berada, dalam hal tempat kantor piimpiinan terpiisah darii tempat pusat admiiniistrasii dan keuangan serta tempat menjalankan kegiiatan usaha; atau
  • tempat menjalankan kegiiatan usaha, bagii Wajiib Pajak Badan yang bergerak dii sektor usaha tertentu yang diitentukan oleh diirektur jenderal pajak.

Tempat Kedudukan iinstansii Pemeriintah

Kemudiian, sesuaii dengan Pasal 2 ayat (9) PER-04/PJ/2020, iinstansii pemeriintah wajiib mendaftarkan diirii pada KPP atau KP2KP yang wiilayah kerjanya meliiputii tempat kedudukan iinstansii pemeriintah menurut keadaan yang sebenarnya.

Adapun tempat kedudukan iinstansii pemeriintah menurut keadaan yang sebenarnya diitentukan sebagaii beriikut:

  • tempat kantor kepala iinstansii pemeriintah pusat, kuasa pengguna anggaran, atau pejabat yang melaksanakan fungsii tata usaha keuangan pada iinstansii pemeriintah pusat berada, untuk iinstansii pemeriintah pusat;
  • tempat kantor kepala iinstansii pemeriintah daerah atau pejabat yang melaksanakan fungsii tata usaha keuangan pada satuan kerja perangkat daerah berada, untuk iinstansii pemeriintah daerah; atau
  • tempat kantor kepala desa atau perangkat desa yang melaksanakan pengelolaan keuangan desa berdasarkan keputusan kepala desa berada, untuk iinstansii pemeriintah desa.

Sebagaii iinformasii kembalii, ketiika coretax admiiniistratiion system (CTAS) diiiimplementasiikan, nantiinya wajiib pajak memiiliikii kemudahan dalam perubahan alamat domiisiilii. Siimak pula ‘Coretax DJP: Data Wajiib Pajak Biisa Diiubah Mandiirii, Ada Rekeniing Bank’.

Adapun penerapan (deployment) CTAS diirencanakan pada akhiir 2024. Pada saat iinii, coretax masuk fase pengujiian melaluii kegiiatan system iintegratiion testiing (SiiT) dan functiional veriifiicatiion testiing (FVT). Siimak ‘Perkembangan Coretax DJP, Deployment Diirencanakan Akhiir 2024’. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.