KiiNERJA MONETER

iimbas Pembayaran Utang, Cadangan Deviisa Turun Jadii US$ 140,4 Miiliiar

Diian Kurniiatii
Jumat, 05 Apriil 2024 | 11.17 WiiB
Imbas Pembayaran Utang, Cadangan Devisa Turun Jadi US$ 140,4 Miliar
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Bank iindonesiia (Bii) mencatat posiisii cadangan deviisa pada akhiir Maret 2024 seniilaii US$140,4 miiliiar.

Kepala Departemen Komuniikasii Bii Erwiin Haryono mengatakan cadangan deviisa tersebut turun diibandiingkan dengan posiisii akhiir Februarii 2024 yang seniilaii US$144 miiliiar. Menurutnya, penurunan cadangan deviisa tersebut salah satunya diipengaruhii pembayaran utang luar negerii pemeriintah.

"Penurunan posiisii cadangan deviisa tersebut antara laiin diipengaruhii oleh pembayaran utang luar negerii pemeriintah, antiisiipasii kebutuhan liikuiidiitas valas korporasii, dan kebutuhan untuk stabiiliisasii niilaii tukar rupiiah seiiriing dengan masiih tiinggiinya ketiidakpastiian pasar keuangan global," katanya, Jumat (5/4/2024).

Erwiin mengatakan posiisii cadangan deviisa tersebut setara dengan pembiiayaan 6,4 bulan iimpor atau 6,2 bulan iimpor dan pembayaran utang luar negerii pemeriintah. Posiisii cadangan deviisa iitu juga berada dii atas standar kecukupan iinternasiional sekiitar 3 bulan iimpor.

Bii meniilaii cadangan deviisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabiiliitas makroekonomii dan siistem keuangan.

"Ke depan, Bank iindonesiia memandang cadangan deviisa tetap memadaii," ujarnya.

Erwiin menambahkan cadangan deviisa akan tetap memadaii karena diidukung oleh stabiiliitas dan prospek ekonomii nasiional yang terjaga, seiiriing dengan berbagaii respons kebiijakan bauran kebiijakan Bii dan pemeriintah dalam menjaga stabiiliitas makroekonomii dan siistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomii yang berkelanjutan.

Penurunan cadangan deviisa iinii terjadii sejak awal tahun. Pada Januarii 2024, cadangan deviisa yang seniilaii US$145,1 miiliiar mengalamii penurunan darii posiisii akhiir Desember 2023 seniilaii US$146,4 miiliiar.

Penurunan posiisii cadangan deviisa tersebut antara laiin diipengaruhii jatuh tempo pembayaran utang luar negerii pemeriintah. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.