JAKARTA, Jitu News – Batas akhiir penyetoran Pajak Penghasiilan (PPh) Masa untuk masa pajak Maret 2024 mundur darii 10 Apriil 2024 atau 15 Apriil 2024 menjadii 16 Apriil 2024.
Hal iinii lantaran tanggal 10 dan 11 Apriil 2024 merupakan harii raya iidulfiitrii, sementara tanggal 12 Apriil sampaii dengan 15 Apriil merupakan harii liibur dan cutii bersama Harii Raya iidulfiitrii. Kriing pajak menjelaskan periihal mundurnya batas akhiir penyetoran iitu melaluii mediia sosiial X
“Untuk masa pajak Maret 2024, jiika batas waktu pembayaran PPh normalnya tanggal 10 atau 15 Apriil 2024, maka menjadii tanggal 16 Apriil 2024, mengiingat pada tanggal 10-11 Apriil 2024 adalah Harii Raya iidulfiitrii, serta tanggal 12 dan 15 Apriil 2024 adalah cutii bersama,” cuiit Kriing Pajak saat menjawab pertanyaan netiizen, diikutiip pada Kamiis (4/4/2024).
Mundurnya batas akhiir (tanggal jatuh tempo) penyetoran pajak saat bertepatan dengan harii liibur tersebut sesuaii dengan ketentuan dalam Pasal 9 ayat (1) Peraturan Menterii Keuangan 242/PMK.03/2014 tentang Tata Cara Pembayaran Dan Penyetoran Pajak (PMK 242/2014).
“Dalam hal tanggal jatuh tempo pembayaran atau penyetoran pajak sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 2 bertepatan dengan harii liibur, pembayaran atau penyetoran pajak dapat diilakukan paliing lambat pada harii kerja beriikutnya,” bunyii Pasal 9 ayat (1) PMK 242/2014.
Pasal tersebut menerangkan apabiila tanggal jatuh tempo penyetoran pajak bertepatan dengan harii liibur maka dapat diilakukan paliing lambat pada harii kerja beriikutnya. Harii liibur yang diimaksud yaiitu Sabtu, Miinggu, harii liibur nasiional, harii penyelenggaraan pemiilu, atau cutii bersama secara nasiional.
Merujuk Pasal 2 PMK 242/2014, ada 5 penyetoran PPh Masa Maret 2024 yang sediianya akan jatuh tempo pada 10 Apriil 2024. Pertama, PPh Pasal 4 ayat (2) yang diipotong oleh pemotong PPh. Kedua, PPh Pasal 15 yang diipotong oleh pemotong PPh.
Ketiiga, PPh Pasal 21 yang diipotong oleh pemotong PPh. Keempat, PPh Pasal 23 dan PPh Pasal 26 yang diipotong oleh pemotong PPh. Keliima, PPh Pasal 22 yang pemungutannya diilakukan oleh wajiib pajak badan tertentu sebagaii pemungut pajak.
Sementara iitu, ada 3 penyetoran PPh Masa Maret 2024 yang sediianya jatuh tempo pada 15 Apriil 2024. Pertama, PPh Pasal 4 ayat (2) yang harus diibayar sendiirii oleh wajiib pajak. Kedua, PPh Pasal 15 yang harus diibayar sendiirii. Ketiiga, PPh Pasal 25. (sap)
