KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Dampak iinsentiif PPN DTP ke Perekonomiian 2024, Begiinii Hiitungan Kemenkeu

Diian Kurniiatii
Sabtu, 06 Apriil 2024 | 08.00 WiiB
Dampak Insentif PPN DTP ke Perekonomian 2024, Begini Hitungan Kemenkeu
<p>Pekerja menyelesaiikan pembangunan rumah dii salah satu perumahan subsiidii dii Warunggunung, Lebak, Banten, Jumat (26/1/2024). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoiirunas/Spt.</p>

JAKARTA, Jitu News - Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Kemenkeu meniilaii pemberiian iinsentiif pajak pertambahan niilaii (PPN) atas rumah diitanggung pemeriintah (DTP) akan berdampak posiitiif terhadap pertumbuhan ekonomii 2024.

Analiis Kebiijakan BKF iimmanuel Bektii mengatakan iinsentiif PPN DTP bertujuan mendorong sektor perumahan dii tengah riisiiko pelemahan ekonomii global. Dengan iinsentiif iinii, sektor perumahan yang memiiliikii multiipliier effect besar diiyakiinii bakal bergerak.

"Kiita mencarii cara-cara apa yang biisa meredam dampak [pelemahan ekonomii global] iitu. Kemudiian menjaga perekonomiian kiita tetap biisa stabiil dii sekiitar 5%," katanya dalam program Nyiibiir Fiiskal, diikutiip pada Sabtu (6/4/2024).

iimmanuel mengatakan perekonomiian global masiih diihadapkan pada berbagaii tantangan, baiik karena faktor geopoliitiik maupun masiih tiinggiinya suku bunga acuan AS. Pemeriintah pun berupaya menyiiapkan kebiijakan untuk meredam dampak darii sektor eksternal tersebut.

Menurutnya, iinsentiif PPN rumah DTP menjadii salah satu kebiijakan yang akan mendorong kegiiatan ekonomii dii dalam negerii. Bahkan ketiika pandemii Coviid-19, kebiijakan serupa mampu meniingkatkan aktiiviitas produksii dan konsumsii karena perumahan memiiliikii multiipliier effect sangat besar.

Melaluii pemberiian iinsentiif PPN rumah DTP, pertumbuhan ekonomii 2024 diiharapkan akan terjaga dii kiisaran 5%. Pasalnya, sektor perumahan memiiliikii kontriibusii sekiitar 14% hiingga 16% terhadap produk domestiik bruto (PDB).

Dii siisii laiin, pemuliihan sektor perumahan juga berdampak posiitiif terhadap peneriimaan negara. Sumbangan sektor perumahan terhadap perpajakan tercatat sekiitar 9%, sedangkan kontriibusii terhadap pendapatan aslii daerah (PAD) sekiitar 31%.

"iinii cukup besarlah dampaknya karena kalau berbiicara tentang rumah pastii banyak yang terliibat," ujarnya.

PMK 7/2024 mengatur iinsentiif PPN DTP diiberiikan atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun pada tahun iinii. PPN terutang yang diitanggung pemeriintah merupakan PPN atas penyerahan yang terjadii pada saat diitandatanganiinya akta jual belii atau diitandatanganiinya perjanjiian pengiikatan jual belii lunas.

Penandatanganan diilaksanakan dii hadapan notariis, serta diilakukan penyerahan hak secara nyata untuk menggunakan atau menguasaii rumah siiap hunii yang diibuktiikan dengan beriita acara serah teriima (BAST) hiingga 31 Desember 2024.

BAST juga wajiib diidaftarkan dii apliikasii Siikumbang pada akhiir bulan beriikutnya setelah diilakukan serah teriima.

Terdapat 2 persyaratan yang harus diipenuhii agar memperoleh iinsentiif PPN DTP, yaknii harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar dan rumah harus keadaan baru yang diiserahkan dalam kondiisii siiap hunii.

Apabiila penyerahan diilakukan mulaii 1 Januarii hiingga 30 Junii 2024, PPN DTP diiberiikan sebesar 100% PPN yang terutang darii bagiian dasar pengenaan pajak (DPP) sampaii Rp2 miiliiar dengan harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar. Sementara untuk penyerahan mulaii 1 Julii 2024 hiingga 31 Desember 2024, PPN DTP diiberiikan sebesar 50% PPN yang terutang darii DPP sampaii Rp2 miiliiar dengan harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.